Pesan Inspiratif: Silang Pendapat tentang Identitas Yesus
redaksi - Jumat, 04 April 2025 21:17

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
SEJAK awal kehadiran Yesus di dunia selalu muncul perbedaan dan bahkan pertentangan pendapat tentang Diri-Nya.
Ada yang mengakui-Nya sebagai Anak Allah, tetapi ada pula yang menolak-Nya. Mungkin ada yang mengharapkan bahwa Yesus, Mesias, mesti lahir dari kalangan elite seperti keluarga para imam, kaum Farisi dan ahli Taurat.
Tetapi, kenyataannya Yesus lahir dari seorang wanita sederhana dari Nazareth. Ayah-Nya seorang tukang kayu, maka Yesus disebut tukang kayu.
Perikop Injil Yoh 7:40 - 53 melukiskan tentang pertentangan pendapat antara para pendengar Yesus terkait indentitas Yesus.
Siapakah Yesus itu yang sanggup melakukan perbuatan luar biasa serta mengajar dengan penuh kuasa dan sungguh mengagumkan?
Di antara para pendengar-Nya, ada yang mengaku bahwa Yesus adalah benar-benar nabi yang akan datang. Ada juga yang mengakui-Nya sebagai Mesias, (bdk Yoh 7: 40-41).
Tetapi, ada yang berkata bahwa Yesus bukanlah Mesias karena Kitab Suci menegaskan bahwa Mesias tidak datang dari Galilea, (bdk Yoh 7:41).
Imam-imam, orang Farisi dan ahli Taurat merupakan bagian dari kelompok yang tidak percaya kepada Yesus sebagai Mesias dan menolak-Nya.
Mereka ingin menangkap Yesus untuk menghukum-Nya. Tetapi, tidak seorang pun berani menyentuh-Nya, termasuk para penjaga Bait Allah yang diutus untuk menangkap Yesus. Mereka tidak bisa menangkap Yesus karena sungguh mengagumi pengajaran-Nya.
Sebagai pengikut Yesus kita hendaknya sungguh percaya bahwa Yesus adalah Nabi yang akan datang dan Mesias. Bagi kita tidak penting dari mana asal Yesus, di mana Ia dilahirkan dan data historis lainnya.
Sebab hanya dengan percaya kepada Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat maka kita akan selamat.
Hanya Tuhan dapat menyelamatkan manusia dari kuasa dosa dan maut. Sebaliknya seorang manusia tidak bisa diandalkan sebagai Penyelamat.
Karena itu, satu-satunya jalan untuk memperoleh keselamatan yakni percaya kepada Yesus, serta hidup menurut ajaran-Nya dan berpasrah kepada-Nya. Semoga!
Kewapante, 05 April 2025