Bupati Sikka: Buruh Harus Sejahtera
Redaksi - Kamis, 30 April 2026 20:42
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja Kamis (30/4). (sumber: Humas Pemda Sikka)MAUMERE (Floresku.com) - Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja saat membuka rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Jalan El Tari, Maumere, Kamis (30/4).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa JPYK ini menekankan bahwa isu buruh bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

“Perjuangan buruh adalah perjuangan kita semua. Pemerintah berkomitmen agar tidak ada pekerja yang tertinggal dalam kesejahteraan dan tidak ada yang kehilangan martabat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, upaya peningkatan kualitas hidup tenaga kerja terus didorong melalui perlindungan hak-hak buruh, jaminan sosial, serta penciptaan lapangan kerja yang layak dan berkelanjutan.
Baca juga:
- Pesan Inspiratif: Saling Melayani dengan Rendah Hati
- Kereta dan Keselamatan: Membaca Ulang Tragedi dari Petarukan ke Bekasi
- Bacaan Liturgis, Kamis Pekan IV Paskah
Menurutnya, Pemkab Sikka tengah membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan para pekerja.
Langkah strategis yang ditempuh antara lain mendorong dialog sosial, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pengembangan sektor produktif lokal.
“Kita ingin buruh di Sikka tidak hanya bekerja, tetapi juga sejahtera dan memiliki masa depan yang jelas. Tidak boleh ada eksploitasi dan ketidakadilan,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan momentum May Day sebagai refleksi bersama untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.
Ia menegaskan, pemerintah hadir sebagai pelindung sekaligus fasilitator agar setiap pekerja memperoleh haknya secara layak, termasuk akses pelatihan, perlindungan hukum, dan jaminan sosial.
“May Day bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen untuk mengangkat harkat dan martabat buruh. Kita ingin Sikka menjadi daerah yang ramah pekerja,” tambahnya.
Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Sikka berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai unsur buruh, organisasi pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus penguatan solidaritas dalam mendorong kesejahteraan pekerja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, Sekda Sikka Rudolfus Ali, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan koperasi kredit, perbankan, komunitas buruh, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya. (SP-Silvia). ***

