Demi Fulus, Pimpinan DPRD Mabar Tidak Pakai Mobil Dinas
redaksi - Minggu, 31 Agustus 2025 21:06
LABUAN BAJO (Floresku.com) - Dugaan aksi manipulasi dana tunjangan transportasi oleh pimpinan DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) terkuak ke publik.
Dalam informasi yang dihimpun media ini dari sumber terpercaya yang tidak ingin dipublikasikan namanya mengungkapkan hal yang mengejutkan.
Tiga orang pimpinan DPRD Mabar dilaporkan "pura-pura" tidak menggunakan kendaraan dinas meski sebelumnya telah memanfaatkan mobil dinas bekas pimpinan DPRD periode 2019-2024 selama sembilan bulan.
"Demi dapat tunjangan transportasi, pimpinan DPRD Mabar diam-diam menyimpan Mobil dinas", kata sumber tersebut.
- Bacaan Liturgis Senin, 01 September 2025: 'Roh Tuhan Ada pada-Ku, Oleh Sebab Ia Telah Mengurapi Aku'
- Lebih Banyak Pilihan! BRImo Sediakan Fitur Voucher Merchant Favorit
- 48 Siswa SMP Virgo Fidelis Maumere Terima Beasiswa PIP Aspirasi PKB Tahun 2025
Dugaan penyalahgunaan ini terungkap setelah adanya laporan yang menunjukkan bahwa mobil dinas tersebut dikembalikan ke Pemda Manggarai Barat, padahal mobil itu jelas merupakan fasilitas resmi yang diberikan untuk mendukung kelancaran tugas-tugas para wakil rakyat.
Langkah tersebut diduga bertujuan agar para pimpinan DPRD bisa tetap menerima tunjangan transportasi yang seharusnya hanya diberikan jika pemerintah Daerah tidak mampu menyediakan kendaraan dinas.
Aksi ini menuai kecaman dari berbagai kalangan, mengingat kebijakan efisiensi yang saat ini digalakkan oleh pemerintah pusat.
Ovan masyarakat Manggarai Barat menilai bahwa tindakan ini tidak hanya melanggar regulasi, tetapi juga berindikasi pada praktik korupsi atau penggelapan uang negara, di tengah upaya pemerintah untuk menghemat anggaran.
"Ini adalah contoh nyata oknum-oknum tertentu memanfaatkan celah aturan demi kepentingan pribadi, yang jelas-jelas merugikan negara dan masyarakat," ujar Ovan saat ditemui media ini di Labuan Bajo.
"Sementara rakyat harus menanggung beban ekonomi yang semakin berat, para pejabat justru mencari celah untuk memperkaya diri," lanjut nya.
Hingga berita ini diterbitkan ketiga pimpinan DPRD Manggarai Barat belum berhasil dikonfirmasi. (Vian Dalang). ***