Imlek Festival 2026 Jadi Ruang Harmoni Lintas Budaya

redaksi - Senin, 16 Februari 2026 15:16
Imlek Festival 2026 Jadi Ruang Harmoni Lintas BudayaFestival Imlek 2026 (sumber: KB Antara)

JAKARTA (Floresku.com)— Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 akan dirayakan secara meriah melalui rangkaian Imlek Festival 2026 yang memadukan unsur budaya, seni, hingga ekonomi kreatif. 

Festival ini dirancang sebagai ruang temu masyarakat lintas latar belakang untuk memperkuat semangat persatuan dan toleransi di Indonesia.

Mengutip keterangan resmi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Imlek Festival 2026 mengusung konsep inklusif lintas budaya dan agama. Tahun ini, perayaan Imlek bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga momentum tersebut dinilai strategis untuk memperkuat pesan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Sebagian besar agenda festival akan dipusatkan di Lapangan Banteng, Jakarta, yang dikenal sebagai ruang publik simbol kebangsaan. Pemilihan lokasi ini dinilai merepresentasikan semangat nasionalisme dan keterbukaan, sekaligus memudahkan akses masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca juga:

Tak hanya menampilkan pertunjukan seni, Imlek Festival 2026 juga diarahkan untuk menggerakkan sektor ekonomi rakyat. Partisipasi ratusan pelaku UMKM diharapkan mampu memberi dampak langsung bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya di sektor kuliner, kriya, dan seni pertunjukan.

Berikut rangkaian utama kegiatan Imlek Festival 2026:

Pertama, Festival Lentera (13 Februari–3 Maret 2026) akan menghadirkan instalasi lampion di ruang publik sebagai simbol cahaya, harapan, dan harmoni. Lampion-lampion tersebut memadukan tradisi Tionghoa dengan motif khas Nusantara.

Kedua, Pasar Kuliner, Seni, dan Kreatif (22 Februari–1 Maret 2026) menghadirkan ratusan stan UMKM. Bertepatan dengan Ramadan, area ini juga dirancang menjadi ruang berburu takjil dan lokasi berbuka puasa bersama.

Ketiga, Museum Terbuka Akulturasi Budaya Tionghoa (22 Februari–1 Maret 2026) menampilkan artefak sejarah, seni visual, serta instalasi interaktif tentang proses perjumpaan budaya Tionghoa dengan tradisi lokal Indonesia.

Keempat, Parade Imlek Nusantara (28 Februari 2026) menampilkan kirab budaya berupa barongsai, liong, kostum tradisional, serta seni akulturasi dari berbagai daerah.

Puncaknya, Perayaan Imlek Nasional (28 Februari 2026) akan menghadirkan pertunjukan seni berskala besar dengan pesan utama persatuan dalam keberagaman.

Imlek Festival 2026 diharapkan menjadi simbol bahwa perayaan budaya tidak hanya soal tradisi, tetapi juga sarana membangun toleransi dan menggerakkan ekonomi rakyat. (Sandra). ***

RELATED NEWS