Iran Tutup Hormuz, Rupiah Melemah Rp16.860

redaksi - Selasa, 03 Maret 2026 17:46
Iran Tutup Hormuz, Rupiah Melemah Rp16.860Penutupan Selat Hormuz oleh Iran bikin Rupiah melemah ke level 16.000 (sumber: Istimewa)

JAKARTA (Floresku.com) – Pemerintah mewaspadai dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap pasokan dan harga energi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan jalur tersebut sangat strategis karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati kawasan itu.

“Sekitar 20 persen kebutuhan minyak Indonesia juga masih berkontrak dengan Arab Saudi. Karena itu, dinamika di Selat Hormuz berisiko memengaruhi pasokan dan harga dalam negeri,” ujar Airlangga.

Di pasar global, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) tercatat di kisaran US$73 per barel, lebih tinggi dari asumsi harga minyak dalam APBN yang sebesar US$70 per barel. Kenaikan ini berpotensi menambah tekanan terhadap subsidi energi dan neraca perdagangan.

Baca juga:

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mempercepat diversifikasi sumber impor minyak, termasuk menjajaki pembelian dari Amerika Serikat dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART). Nota kesepahaman juga dijajaki dengan perusahaan energi global seperti Chevron Corporation dan ExxonMobil.

Sementara itu, sentimen pasar turut menekan nilai tukar rupiah. Pada perdagangan terbaru, rupiah melemah sekitar 0,60 persen ke level Rp16.860 per dolar AS. Pelemahan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan energi dan tekanan inflasi impor.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau perkembangan geopolitik dan menjaga stabilitas pasokan energi nasional agar dampaknya terhadap perekonomian tetap terkendali.

RELATED NEWS