Mamalia Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Riangkaha, Flotim

redaksi - Senin, 09 Mei 2022 20:17
Mamalia Paus Sepanjang 10 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Riangkaha, FlotimSetelah melakukan ritual adat yang dipimpin Lembaga Adat Suku Kedang dan Suku Temu , warga Desa Riangrita memotong dan membagikan daging mamalia paus tersebut. (sumber: KP)

LARANTUKA (Floresku.com) - Seekor mamalia paus yang diperkirakan 10 meter panjangnya ditemukan mati terdampar di pantai Kampung Riangkaha, Desa Riangrita, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, Minggu, 08 Mei 2022.

Karolus Ike, warga Desa Riangrita menerangkan, paus tersebut pertama kali ditemukan oleh sekelompok anak SD pada yang asyik bermain di pantai sekitar pukul 16.00 sore wita.

"Panjang sekitar 10 meter. Yang lihat pertama itu anak-anak SD," katanya kepada wartawan, Senin 09 Mei 2022.

Saat ini, Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Flores Timur telah melalukan penanganan terhadap paus tersebut. Selain Satwas SDKP, penanganan juga melibatkan LSM Misool Baseftin dan Pemerintah Desa Riangrita.

Koordinator Satwas SDKP, Petrus Rinto Fernandez dalam keterangan rilisnya menyebut bahwa mamalia raksasa itu adalah Paus Sperma (Paus berkepala kotak) berjenis kelamin betina.

"Kondisi Paus Sperma berjenis kelamin betina ditemukan mati dengan panjang 10 meter dan lebar 1,8 meter. Panjang sirip dada 90 cm, lingkar kepala 4 meter, linkar perut 5,5 meter, panjang ekor 1,5 meter, dan lebar ekor 2,36 meter," catatnya.

Menurutnya, berdasarkan temuan luka robek di tubuh paus, kemungkinan karena tergores karang dan gigitan hewan laut.

Lebih lanjut, ujar Rinto, masyarakat Desa Riangrita membuat prosesi adat yang dipimpin oleh Lembaga Adat Suku Kedang dan Suku Temu untuk dilakukan pemotongan kemudian dibagikan kepada masyarakat.

"Akhir prosesi adat, dilakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai aturan perlindungan satwa atau jenis ikan yang dilindungi dan risiko konsumsi megafauna laut," katanya. *

RELATED NEWS