Pariwisata Indonesia Tunjuk Tren Pemulihan Kuat hingga 2025

redaksi - Senin, 12 Januari 2026 21:55
Pariwisata Indonesia Tunjuk Tren Pemulihan Kuat hingga 2025Ilustrasi: Kedatangan wisatawan asing ke Indonesia (sumber: Istimewa)

JAKARTA (Floresku.com) - Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan tren pemulihan yang semakin solid hingga tahun 2025, baik dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, maupun kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Data terbaru memperlihatkan optimisme yang cukup kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari–Oktober 2025 tercatat mencapai 12,8 juta kunjungan, meningkat 10,32 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang sebesar 11,6 juta. 

Pemerintah memproyeksikan total kunjungan wisman pada 2025 dapat mencapai 15,3 juta, menandakan daya tarik pariwisata Indonesia kian kompetitif di kawasan regional.

Baca juga:

Dari sisi negara asal, enam negara utama—Malaysia, Australia, Singapura, Tiongkok, Timor Leste, dan India—menyumbang 57,77 persen dari total kunjungan wisman. Malaysia menjadi kontributor terbesar dengan porsi 17,11 persen, disusul Australia 11,48 persen dan Singapura 9,38 persen.

Tren pertumbuhan pariwisata RI selama tahun 2025. (Sumber: Kemenpar).

Kinerja positif juga tercermin dari devisa pariwisata. Pada 2025, devisa diproyeksikan mencapai 18,5 miliar dolar AS, naik signifikan dari 13,08 miliar dolar AS pada kuartal III 2025, atau tumbuh 9,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, wisatawan nusantara (wisnus) tetap menjadi tulang punggung pariwisata nasional. Hingga Januari–Oktober 2025, tercatat 997,9 juta perjalanan, melonjak 18,89 persen dibanding 2024. Total perjalanan wisnus tahun 2025 diperkirakan mencapai 1,21 miliar perjalanan.

Menariknya, Indonesia juga mencatat surplus wisatawan mancanegara sebesar 5,21 juta kunjungan, lebih tinggi dibandingkan 2024. Surplus ini memperkuat neraca devisa dan mendorong kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional yang diperkirakan berada di kisaran 3,96–4,90 persen pada 2025.

Secara keseluruhan, data ini menegaskan pariwisata sebagai sektor strategis yang kian berperan dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Leony). ***

RELATED NEWS