Pastor Terlibat Kecelakaan Maut di Nangahale, Polisi Selidiki Penyebab
Redaksi - Kamis, 16 Juli 2026 14:30
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang pejalan kaki terjadi di ruas Jalan Negara Trans Maumere–Larantuka, tepatnya di wilayah Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Selasa (14/7) sekitar pukul 13.20 Wita.
(sumber: mutiara.timur.com)MAUMERE (Floresku.com) – Seorang pejalan kaki berinisial MYG (22), warga Utanwair, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, meninggal dunia setelah tertabrak sebuah mobil Toyota Avanza di ruas Jalan Negara Trans Maumere–Larantuka, Selasa (14/7) sekitar pukul 13.20 Wita.
Mobil Toyota Avanza berwarna hitam bernomor polisi EB 1074 BL tersebut dikemudikan oleh FD (52), seorang pastor yang berdomisili di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonard Tunga, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sikka.
"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pejalan kaki meninggal dunia. Saat ini penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan penyidik Satlantas Polres Sikka," ujar Leonard.
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kendaraan yang dikemudikan FD melaju dari arah Talibura menuju Waigete.
Saat melintasi lokasi kejadian di wilayah Utanwair, mobil tersebut menabrak korban yang berada di sisi kiri jalan.
Baca juga
- Haiti Kian Terpuruk, 1,5 Juta Warga Mengungsi dan 1.600 Tewas dalam Tiga Bulan
- Pesan Inspiratif: Risiko Menjadi Utusan Tuhan
- Seorang Murid atau Hamba Hendaknya Sama dengan Guru atau Tuannya
Akibat benturan keras, korban terseret sekitar 30 meter hingga ke bahu jalan. Warga bersama petugas segera mengevakuasi korban ke Puskesmas Watubaing untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere.
Meski telah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengemudi dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Polisi telah mengamankan pengemudi beserta kendaraan yang terlibat sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Selain itu, petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan polisi, mengajukan permohonan visum, memeriksa kondisi korban di rumah sakit, serta mengumpulkan keterangan dan barang bukti lainnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lokasi kecelakaan berada di ruas jalan lurus dengan permukaan beraspal, kondisi cuaca cerah, dan arus lalu lintas yang relatif lengang saat kejadian berlangsung.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Polres Sikka mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa. (Silvia/sumber: Mutiaara.timur.com). ***

