'Perjuangkan Nilai-Nilai. Di situlah Kehidupan Kekal Bakal Kita Alami'

Redaksi - Senin, 20 April 2026 05:34
'Perjuangkan Nilai-Nilai. Di situlah Kehidupan Kekal Bakal Kita Alami'Pater Kons Beo, SVD (sumber: Dokpri)

Oleh: Kons Beo, SVD

Renungan Katoik, Senin, 20 April 2026
(Pekan III Paskah, St Agnes dr Montepulciano)

Bacaan I Kisah Para Rasul 6: 8 - 15
Mazmur Tanggapan: Mzm 119: 23-24.26-27.29-30
Ref: "Berbahagialah orang yang hidup menurut Taurat Tuhan."

Injil Yohanes 6:22 - 29
"Bekerjalah bukan untuk makanan yang akan binasa melainkan untuk makanan yang bertahan sampai hidup yang kekal...."
Yohanes 6: 27
(Operamini non cibum, qui perit, sed qui permanet in vitam aeternam)

"Perjuangkan Nilai-Nilai. Di situlah Kehidupan Kekal Bakal Kita Alami"

Kawan Ku...
Sepertinya tak ada yang kurang pada kita. Makan minum tersedia. Rumah tempat berlindung kita punyai. Kita miliki kemampuan untuk 'memiliki dan bahkan memilih jenis pakaian.'

Dan Kawan Ku...
Untuk hal yang minimal seperti ini, kita bahkan ada di bilangan 'lebih dari cukup.' Iya, itu semua karena kerja keras dan usaha kita. Kita pahami apa artinya kembangkan semua potensi, bakat dan modal dalam bekerja.

Baca juga:

Kita inginkan agar hidup kita berubah dan maju. Kita impikan agar tampilkan kita janganlah terus seperti 'yang itu-itu saja.'

Bagaimana pun, Kawan Ku....
Kita berdua pasti maklum sejadinya. Ada hal yang tak boleh kita abaikan dan singkirkan. Kata kaum tua-tua: Jadilah bijak, penuh perjuangan dalam keadilan, kebaikan dan Kasih. Suasana keakraban dan rasa kekeluargaan mesti diutamakan dan dikembangkan.

Kawan Ku...
Dikau pasti maklum pula. Kita tak hanya bekerja demi sebuah rumah kediaman layak huni, misalnya. Namun, di atas semuanya bagaimana kita bertarung agar kita sendiri jadi 'feeling at home.' Mengalami rumah kita sendiri sebagai istana kasih dan kebaikan itu.

Kawan Ku...
Kuyakin sederhana. Kita tidak hanya berjuang, bertarung dan bekerja sejadinya demi menggapai satu titik kepuasan sesaat dan segera berakhir secepatnya. Janganlah!

Kawan Ku terkasih....
Kita terpanggil demi mengusung nilai-nilai kehidupan yang senantiasa meneguhkan. Membawa rasa damai dan kesejukan di hati.
Dan nilai-nilai itu selalu bertahan dan terus bertahan walau dalam bergulirnya musim-musim silih berganti..

Verbo Dei Amorem Spiranti.

Tuhan memberkati
Amin - Alleluya.***

RELATED NEWS