Pesta Retail 2026 Tandai Jejak 18 Tahun SRC Perkuat UMKM

redaksi - Rabu, 28 Januari 2026 22:01
Pesta Retail 2026 Tandai Jejak 18 Tahun SRC Perkuat UMKMSampoerna Retail Community (SRC) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui penyelenggaraan Pesta Retail 2026 yang digelar di Bogor dan Yogyakarta. (sumber: Trenasia)

JAKARTA (Floresku.com)  – Sampoerna Retail Community (SRC) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui penyelenggaraan Pesta Retail 2026 yang digelar di Bogor dan Yogyakarta. 

Kegiatan ini sekaligus menandai 18 tahun perjalanan SRC sebagai gerakan pemberdayaan ritel tradisional terbesar di Indonesia. Pesta Retail 2026 menjadi ajang apresiasi bagi sekitar 7.000 toko SRC terpilih yang mewakili lebih dari 250.000 anggota SRC di seluruh Indonesia. 

Selama hampir dua dekade, SRC secara konsisten mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) toko kelontong agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan ekonomi dan transformasi digital.

Acara ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik, serta sejumlah mitra strategis SRC.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi kontribusi PT HM Sampoerna Tbk dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan.

“Kita memberikan apresiasi kepada Sampoerna yang telah membangun komunitas dan bisnis ini selama lebih dari satu dekade, selama 18 tahun. Ini bukti bahwa kemitraan ini bersifat jangka panjang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian,” ujar Airlangga.

Baca juga:

Ia menilai peran toko kelontong SRC sangat strategis dalam menopang ekonomi nasional. Dengan asumsi satu toko mempekerjakan rata-rata empat orang, ekosistem SRC diperkirakan menyerap sekitar satu juta tenaga kerja. “Mereka adalah penunjang perekonomian nasional dan pahlawan ekonomi nasional yang menopang ketahanan ekonomi Indonesia,” tegasnya.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik menambahkan, kehadiran SRC menjadi semakin relevan di tengah tantangan ekonomi global dan digitalisasi yang kian pesat.

“Program seperti SRC tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga meningkatkan kapasitas manajerial serta membuka koneksi dengan ekosistem digital yang memperluas pasar UMKM,” jelas Riza.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), Ivan Cahyadi, menyampaikan sambutan pada pembukaan Pesta Retail 2026 Sampoerna Retail Community (SRC) di Bogor, Senin 26 Januari 2026.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi menyampaikan bahwa Pesta Retail 2026 merupakan bentuk penghargaan bagi para pemilik toko kelontong yang menjadi tulang punggung ekosistem SRC.

“Selama 18 tahun, SRC bertumbuh dari gagasan sederhana menjadi gerakan nasional yang memberdayakan UMKM dan memperkuat kemandirian ekonomi rakyat,” ujar Ivan.

Ivan memaparkan, hingga kini SRC didukung oleh lebih dari 6.300 Mitra SRC dan terhubung melalui sekitar 10.000 paguyuban di seluruh Indonesia. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan manajemen usaha dan literasi digital yang terintegrasi dalam ekosistem AYO by SRC.

Dampak pendampingan tersebut tercermin dari hasil riset Kompas Gramedia tahun 2023. Setelah bergabung dengan SRC, rata-rata omzet toko meningkat hingga 42%, hampir 90%  toko telah terdigitalisasi, dan 77% berhasil mengembangkan lini usaha tambahan seperti produk digital dan layanan pembayaran. Lebih dari separuh pemilik toko SRC perempuan bahkan berperan sebagai tulang punggung keluarga.

Kontribusi SRC juga diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai BUMN, seperti Perum BULOG, BRI, Pos Indonesia, Telkomsel, dan Pertamina Patra Niaga, untuk memperluas akses UMKM terhadap pangan, layanan keuangan, logistik, dan konektivitas digital.

Bca juga:

Secara nasional, ekosistem SRC mencatatkan omzet sekitar Rp236 triliun per tahun atau setara 11,36% dari PDB ritel nasional. Selain itu, aktivitas ekonomi Sampoerna menghasilkan efek berganda sekitar Rp204,1 triliun per tahun atau sekitar 1 persen dari PDB nasional, berdasarkan Riset Litbang Kompas 2025.

“Pemberdayaan UMKM adalah perjalanan jangka panjang. Melalui SRC, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat dan visi Indonesia Emas 2045,” tutup Ivan.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.id oleh Maharani Dwi Puspita Sari pada 28 Jan 2026 

Bagikan

RELATED NEWS