PPNI Kabupaten Alor Sosialisasi Penyakit Beresiko Bagi Anak Remaja

redaksi - Selasa, 19 Maret 2024 13:39
PPNI Kabupaten Alor Sosialisasi Penyakit Beresiko Bagi Anak RemajaKetua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Alor (DPD PPNI Alor) Yosafat M. Laka S.Kep, Ns (sumber: rri.co.id)

KALABAHi (Floresku.com) - Persatuan Perawat Nasional Indonesian (PPNI) Kabupaten Alor melakukan sosialisasi penyakit-penyakit yang beresiko bagi anak-anak remaja di sekolah-sekolah di Kabupaten Alor dalam rangka memperingati  hari Perawat Nasional yang ke-50 tahun. 

Kepada rri.co.id Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Alor (DPD PPNI Alor) Yosafat M. Laka S.Kep, Ns menyampaikan, peringatan hari Perawat Nasional  tahun ini yang ke-50 tahun, diselenggarakan di 22 Kabupaten Kota di NTT, termasuk Kabupaten Alor. 

"Tahun ini perawatan persatuan Indonesia  merayakan hari perawat nasional yang ke 50 tahun, jadi itu peringatan yang sangat luar biasa di selenggarakan di seluruh indonesia dan kita di NTT  ada 22 kabupaten/kota pun ikut menyelenggarakan hari peringatan perawat nasional ini", ucap Yosafat Laka, Selasa (19/3).

Lebih lanjut Yosafat Laka mengatakan dalam memperingati hari perawat nasional  PPNI Kabupaten Alor melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang penyakit-penyakit yang beresiko  terjadi pada anak-anak remaja seperti penyakit ginjal dan beberapa penyakit lain. 

"Untuk kita Kabupaten Alor sendiri tahun ini kita hanya membuat beberapa kegiatan dalam bentuk sosialisasi ke sekolah-sekolah yang berhubungan dengan penyakit-penyakit yang beresiko untuk terjadi pada anak-anak remaja, contohnya penyakit ginjal dan beberapa penyakit lainya". Ungkap Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Alor Yosafat Laka , Selasa (19/3). 

Lewat sosialisasi ke sekolah-sekolah di hari  peringatan perawat nasional , PPNI Kabupaten Alor berharap dapat meningkatkan kewaspadaan anak-anak remaja terhadap penyakit-penyakit yang beresiko terjadi kepada  remaja. (sumber:Dian Salmay.rri.co.id)

RELATED NEWS