SEKAMI Labuan Bajo Rayakan HOSS, Tanamkan Belarasa
redaksi - Kamis, 12 Februari 2026 10:37
SEKAMI Labuan Bajo tunjukan sikap berbea rasa dengan warga Panti Asuhan Biara MOP pada HOS, Rabu (11/2). (sumber: Vinsen Patno)LABUAN BAJO (Floresku.com) - Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (SEKAMI) Keuskupan Labuan Bajo menggelar perayaan Hari Orang Sakit Sedunia (HOSS) ke-34 dengan nuansa penuh sukacita dan kepedulian.
Kegiatan berlangsung di Panti Asuhan Biara Missionary of the Poor (MOP), Rabu (11/2, bekerja sama dengan para bruder MOP.
Perayaan tahun ini mengangkat tema “Belarasa Orang Samaria: Mengasihi dengan Menanggung Derita Orang Lain”, yang diwujudkan melalui rangkaian Ekaristi, animasi misioner, serta aksi sosial karitatif. Sekitar 100 anak dan remaja SEKAMI dari berbagai paroki di Labuan Bajo terlibat aktif bersama 19 anak Panti Asuhan MOP.

Misa kudus dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo, RD Richardus Manggu, didampingi Direktur Diosesan Komisi Karya Misioner Indonesia (Dirdios KMKI), RD Risno Maden. Dalam pengantar misa, Romo Richard menegaskan bahwa HOSS bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memupuk kepekaan terhadap penderitaan sesama.
Baca juga:
- Dampak Penutupan Pasar Wuring, Wajah Kawasan Kian Kumuh
- Bacaan Liturgis, Kamis, 12 Februari 2026
- Dengarkanlah Aku dan Camkanlah Ini
“Kita dipanggil menjadi pembawa harapan, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi terutama bagi mereka yang sakit, lemah, dan terabaikan,” ungkapnya.
Dalam homili, Romo Risno menekankan pentingnya meneladani Orang Samaria yang baik hati. Ia mengingatkan bahwa semangat misioner harus nyata dalam hidup sehari-hari melalui 2D2K: doa, derma, kurban, dan kesaksian.
“Belarasa sejati bukan sekadar simpati, tetapi keberanian untuk terlibat, hadir, dan berkorban bagi sesama,” ujarnya.
Perayaan Ekaristi dimeriahkan oleh koor SEKAMI Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo, sementara petugas liturgi berasal dari SEKAMI Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Sambi. Suasana misa berlangsung meriah namun tetap khidmat.

Sebagai wujud konkret kepedulian, SEKAMI menyerahkan bingkisan kasih berupa bahan pokok, perlengkapan mandi, dan pakaian kepada pihak panti. Aksi ini merupakan bagian dari gerakan “Children Helping Children” yang menjadi ciri khas SEKAMI.
Kegiatan ditutup dengan animasi misioner dan foto bersama. Melalui perayaan ini, anak-anak diajak belajar bahwa iman tidak hanya dirayakan dalam doa, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan belarasa kepada mereka yang menderita. (Vinsen Patno). ***

