Yesus Tidak Pernah Menolak Orang Yang Minta PertolonganNya

redaksi - Kamis, 12 Februari 2026 23:38
Yesus Tidak Pernah Menolak Orang Yang Minta PertolonganNyaPater Gregor Nule SVD (sumber: Dokpri)

Pesan Inspiratif
Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Orang yang berkebutuhan khusus seperti sakit, difabel atau cacat dan  berada dalam masalah  tertentu selalu berjuang mencari bantuan entah dokter, nasehat, doa dan pengobatan alternatif.

Bisa terjadi bahwa ada usaha yang berhasil, penyakit disembuhkan atau masalah yang dihadapi diatasi.

Sebaliknya, ada yang gagal. Usaha-usaha sepertinya sia-sia. Orang sakit sepertinya tetap sakit atau masalah tidak punya solusi.

Perikop Injil Mrk 7: 31-37 mewartakan tentang pengalaman seorang tuli dan gagap yang datang kepada Yesus dan memperoleh apa yang dia inginkan.

Yesus melayani permohonan mereka. Yesus memisahkan orang itu, memasukkan jariNya ke telinganya, meludah dan meraba lidah orang itu. Yesus lalu berkata, "Effata'.

Maka telinga orang terbuka dan pengikat telinganya sehingga ia sembuh. Orang itu dapat berkata-kata dan mendengar dengan baik.

Peristiwa penyembuhan gagap dan tuli menunjukkan bahwa Yesus selalu melayani orang yang datang kepadaNya dan memohonkan bantuan..

Dan orang yang datang kepada Yesus dan minta sesuatu mendapatkan apa yang mereka inginkan dan minta. Yesus tidak pernah menolak permohonan siapa pun, khususnya mereka yang meminta dengan tulus dan penuh iman.

Sebagai pengikut Yesus kita mesti selalu datang kepada  Yesus dan mintaNya dengan penuh iman.

Ketika sakit kita datang kepadaNya, ketika alami masalah tertentu kita datang dan minta.  Ketika ingin laksanakan rencana tertentu, kita  datang kepada Yesus dan mohonkannya.

Yesus tidak menolak orang yang datang kepadaNya. Ia segera melayani dan tidak pernah menunda-nunda. Dan Yesus selalu memenuhi harapan kita. Ia tidak mengecewakan siapa pun.

Selain itu, kita juga mesti berusaha melayani orang yang mohonkan sesuatu. Kita layani orang yang minta doa atau minta pelayanan rohani tertentu.

Kalau orang datang kepada kita, berarti ia percaya kepada kita. Maka kita mesti segera melayaninya,  dan  tidak boleh menunda-nunda. Kita tidak boleh sia-siakan kesempatan berharga itu.

Kita mesti segera melayani mereka   sebab banyak kali Allah menggunakan kita sebagai alatNya untuk menyalurkan karya kasihNya.  

Semoga Tuhan memberkati kita selalu!

Kewapante, 13 Februari 2026

RELATED NEWS