BPOLBF Promosikan Wisata Labuan Bajo di Rakornas 2026
Redaksi - Jumat, 22 Mei 2026 09:10
Suasana Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 yang berlangsung, 20-21 Mei di Jakarta. (sumber: Istimewa)JAKARTA (Floresku.com) – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus memperkuat promosi investasi pariwisata berkelanjutan di kawasan Labuan Bajo dan Flores melalui partisipasinya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 yang berlangsung, 20-21 Mei di Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, BPOLBF menghadirkan berbagai potensi unggulan pariwisata Flores dan Labuan Bajo kepada para peserta Rakornas, mulai dari destinasi wisata alam, budaya, ekonomi kreatif, hingga peluang investasi berbasis keberlanjutan.
Rakornas Pariwisata 2026 menjadi momentum strategis bagi BPOLBF untuk memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, investor, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Baca juga:
- Bacaan Liturgis, Jumat, Pekan VII Paskah
- Soal Dugaan KKN di Perumda Wair Pu’an, Begini Kata Direktur dan Anggota DPR
- Menafsir Film Pesta Babi: Masyarakat Adat sebagai Filter Kapitalisme Global
Melalui stan promosi yang disiapkan, BPOLBF menampilkan beragam produk promosi destinasi, kerajinan lokal, serta informasi peluang investasi di sektor pariwisata Flores dan Labuan Bajo yang saat ini terus berkembang sebagai salah satu destinasi super prioritas Indonesia.
Pihak BPOLBF menegaskan bahwa pengembangan pariwisata di Labuan Bajo tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan pelestarian budaya daerah.
“Rakornas Pariwisata 2026 menjadi ruang strategis bagi BPOLBF untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan promosi investasi pariwisata berkelanjutan,” demikian keterangan yang disampaikan BPOLBF.
Selain mempromosikan destinasi wisata unggulan seperti Labuan Bajo, BPOLBF juga memperkenalkan kekayaan budaya Flores, potensi desa wisata, serta peluang pengembangan ekowisata yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Partisipasi BPOLBF dalam Rakornas Pariwisata Nasional diharapkan dapat memperkuat posisi Labuan Bajo dan Flores sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang tetap menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kelestarian alam, dan kesejahteraan masyarakat lokal. (Leoni). ***

