Indowood Expo 2026 Hadir di Surabaya, Dorong Industri Mebel 'Go Global'

Redaksi - Sabtu, 30 Mei 2026 09:52
Indowood Expo 2026 Hadir di Surabaya, Dorong Industri Mebel 'Go Global'Suasana Indowood Expo Juni 2025 (sumber: Instargam Indowood)

SURABAYA (Floresku.com) – Industri mebel dan pengolahan kayu Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. 

Pada kuartal pertama 2025, nilai ekspor mebel dan kerajinan nasional mencapai USD 698,64 juta atau tumbuh 2,18 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk memperkuat daya saing industri tersebut, Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo dan Pablo Publishing akan menggelar Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo (Indowood Expo) 2026 pada 4–6 Juni 2026 di Grand City Surabaya.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengatakan pameran ini disiapkan sebagai wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri pengolahan kayu, produsen mesin, penyedia teknologi, investor, hingga pembeli internasional.

Baca juga:

“Indowood Expo 2026 menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi industri kayu dan mebel Indonesia menuju pasar global melalui kolaborasi, investasi, dan transfer teknologi,” ujarnya.

Pameran ini akan menampilkan berbagai inovasi dan teknologi terbaru, mulai dari mesin pemindai 3D, sistem pengeboran otomatis, teknologi pelapisan cat modern, sistem pencegahan kebakaran, hingga berbagai solusi otomasi untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Suasana Indowood Expo 2026

Selain area pameran, Indowood Expo 2026 juga menghadirkan seminar dan diskusi industri yang membahas perkembangan teknologi produksi, desain, serta finishing mebel dan kerajinan.

Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur, menilai adaptasi teknologi menjadi faktor penting agar industri nasional mampu meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, dan daya saing di pasar internasional.

Menurutnya, meningkatnya permintaan pasar global dan pertumbuhan sentra produksi furnitur di berbagai daerah membuat kebutuhan terhadap mesin dan teknologi modern semakin besar.

Pemilihan Surabaya sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai strategis karena Jawa Timur merupakan salah satu pusat industri mebel terbesar di Indonesia serta memiliki jaringan distribusi yang kuat ke berbagai wilayah di Tanah Air.

Pameran ini terbuka gratis bagi pengunjung yang melakukan registrasi secara daring melalui situs resmi penyelenggara. (Leoni:Sumber: Eventguide.id). ***

RELATED NEWS