Jalan ke Kekadeki Rusak Parah, DPRD Desak Pemda Nagekeo Bertindak
redaksi - Sabtu, 28 Maret 2026 12:05
Warga Kekadeki bergotong royong memperbaiki jalan dan deker yang rusak. (sumber: Kisa)KEKADEKI-NANGARORO (Floresku.com)– Ruas jalan penghubung Aekana–Nunukono yang melintasi Kampung Kekadeki, Kabupaten Nagekeo, kini dalam kondisi rusak berat dan sulit dilalui, terutama oleh kendaraan roda empat.
Kerusakan tersebut memicu keprihatinan warga sekaligus mendapat sorotan dari kalangan DPRD setempat.
Anggota DPRD Nagekeo dari Partai NasDem Dapil II, Anton Sukadame Wangge, menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut berstatus jalan antar desa dalam satu kecamatan, sehingga pembiayaannya bersumber dari APBD.
“Jalan Aekana–Nunukono, khususnya di wilayah Kekadeki, mengalami kerusakan cukup parah. Kendaraan roda empat sangat kesulitan melintas, apalagi ada satu deker yang rusak,” ujarnya.

Anton menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan kepada pemerintah daerah agar segera dilakukan penanganan. DPRD, kata dia, berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut hingga terealisasi.
Baca juga:
- YESUS DITERIMA DI KOTA YERUSALEM LAKSANA 'RAJA'
- Andre Rosiade Kobarkan Semangat Minang di Labuan Bajo
- Pesan Inspiratif: Yesus Mati Dibunuh Oleh Karena Kebencian
Namun, ia juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama. Sebagian besar APBD Nagekeo masih bergantung pada dana transfer pusat, sementara PAD relatif kecil.
“Sekitar 96 persen APBD kita berasal dari dana transfer pusat. Sementara PAD masih sangat terbatas, ditambah lagi adanya pemangkasan anggaran dari pusat,” jelasnya.

Di tengah keterbatasan itu, penanganan darurat dilakukan melalui swadaya masyarakat. Anggota DPRD dari Partai Perindo, Elias Cima, mengatakan dirinya telah membantu menyediakan material untuk memperbaiki deker yang rusak.
“Material sudah saya drop, dan masyarakat yang bekerja. Saat reses, saya dorong partisipasi warga untuk bersama membantu pemerintah,” katanya.
Hal ini dibenarkan oleh warga Kekadeki, Adi Raja. Ia menjelaskan bahwa perbaikan dilakukan secara gotong royong dengan dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan pribadi dari Wakil Bupati serta kontribusi anggota dewan dan pihak lainnya.
“Kami kerja secara swadaya. Ada bantuan dana pribadi dari Wakil Bupati, juga dari Bapak Elias Cima berupa pasir dua ret dan batu satu ret. Kami juga dibantu anggota DPD Angelo Wake Kako untuk pembelian semen. Sekarang pekerjaan hampir selesai,” ujarnya.
Baca juga:
Meski proses perbaikan masih berlangsung, warga Kekadeki menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak. Ucapan terima kasih dan apresiasi datang dari seluruh warga, baik yang berada di kampung maupun di perantauan.
Salah satunya disampaikan oleh Blasius Basa, putra asli Kekadeki yang kini menjabat sebagai Plt Kepala Bandara Mopah Merauke. Ia menyampaikan penghargaan kepada Wakil Bupati Nagekeo, anggota DPR Anton Sukadame Wangge serta semua pihak yang telah membantu perbaikan deker secara swadaya.
Blasius berharap semangat kerja sama dan kepedulian ini terus terjaga demi kemajuan kampung halaman.
Meski demikian, warga mengakui bahwa hasil pekerjaan tersebut belum sepenuhnya menjamin kekuatan konstruksi dalam jangka panjang.
“Belum bisa dipastikan 100 persen kuat, terutama di beberapa bagian. Tapi ini penting agar jalan bisa segera dilewati,” tambah Adi.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk perbaikan permanen, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
Kerusakan infrastruktur di wilayah pedesaan seperti Kekadeki kembali menegaskan pentingnya perhatian serius pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar pembangunan dapat merata dan dirasakan seluruh masyarakat. (Silvia) *. ***

