Kemenpar: Pameran "Explorex 2027" Jadi Katalisator Perkuatan Wisata Petualangan

Redaksi - Rabu, 15 Juli 2026 20:25
Kemenpar: Pameran "Explorex 2027" Jadi Katalisator Perkuatan Wisata Petualangan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Exploration and Experience Expo (Explorex) 2027 (sumber: Biro Kom. Kemenpar)

JAKARTA (Floresku.com) - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Exploration and Experience Expo (Explorex) 2027 sebagai langkah strategis dan katalisator untuk memperkuat ekosistem wisata petualangan Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor, inovasi, serta pengembangan destinasi dan industri pendukung yang berkelanjutan.

Kementerian Pariwisata melalui Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai (ketiga dari kiri) bersama stakeholders meluncurkan Explorex 2027 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (14/7).

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, saat Peluncuran Explorex 2027 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (14/7), mengapresiasi inisiatif PT Debindomulti Adhiswati dalam menghadirkan platform yang mempertemukan pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat untuk mengembangkan wisata petualangan di Indonesia.

Baca juga:

Menurut Hafiz, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif sebagai destinasi wisata petualangan kelas dunia. Dengan lebih dari 17.000 pulau serta bentang alam yang beragam, mulai dari pegunungan, hutan tropis, sungai, danau, pantai, hingga kawasan laut yang kaya biodiversitas, Indonesia mampu menghadirkan pengalaman wisata petualangan yang lengkap.

"Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang mampu menawarkan pengalaman petualangan secara utuh melalui aktivitas darat, laut, dan udara, sejalan dengan konsep land, water, and air yang diusung oleh Explorex," kata Hafiz.

Ia menjelaskan, potensi tersebut semakin relevan dengan perubahan tren pariwisata global yang kini mengarah pada experience-based tourism dan special interest tourism, seperti adventure tourism, marine tourism, ecotourism, wellness tourism, dan sport tourism. Berbagai kajian internasional, termasuk dari UN Tourism dan African Travel and Tourism Association (ATTA), menunjukkan bahwa segmen wisata berbasis pengalaman menjadi salah satu yang mengalami pertumbuhan paling pesat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai

Sebagai bentuk komitmen memperkuat ekosistem penyelenggaraan event nasional, Kementerian Pariwisata sepanjang 2026 telah mendukung lebih dari 30 kegiatan luar ruang, antara lain trail running, pacuan kuda, olahraga otomotif, balap sepeda, open water swimming, hingga kompetisi memancing.

"Kami meyakini Explorex 2027 bukan sekadar sebuah pameran, tetapi menjadi katalisator kolaborasi industri, investasi, inovasi produk, promosi destinasi wisata petualangan Indonesia, penguatan UMKM dan industri pendukung, serta pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan event yang berkualitas," ujar Hafiz.

Explorex 2027 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 April 2027 di Nusantara International Convention Center (NICE), Tangerang.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswati, Vibiadhi Swasti Pradana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pariwisata serta kementerian dan lembaga terkait terhadap penyelenggaraan Explorex 2027.

Menurutnya, Explorex dirancang sebagai platform berbasis pengalaman (experience-driven platform) yang mengangkat tiga elemen utama eksplorasi, yakni darat, air, dan udara. Pameran ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk mendorong promosi, inovasi, dan pertumbuhan industri wisata petualangan secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana

Melalui Explorex, pengunjung tidak hanya melihat berbagai produk dan layanan, tetapi juga dapat mencoba langsung berbagai aktivitas, belajar dari para praktisi dan ahli, serta berinteraksi dengan komunitas dan pelaku industri. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat terhadap dunia eksplorasi dan aktivitas luar ruang.

"Tujuan kami adalah membangun ekosistem kolaboratif yang melibatkan industri, komunitas, dan masyarakat. Explorex juga menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai produk, layanan, serta potensi industri petualangan melalui pengalaman langsung (hands-on experience)," kata Vibiadhi.

Managing Director PT Industri Pameran Nusantara, Ryan Adrian, meyakini Explorex 2027 akan menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan industri outdoor, wisata petualangan, dan wisata minat khusus di Indonesia.

Menurut Ryan, perubahan gaya hidup masyarakat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan meningkatnya minat terhadap aktivitas luar ruang, seperti camping, hiking, hingga berbagai kegiatan berbasis pengalaman. Kondisi tersebut menjadi momentum yang tepat bagi penyelenggaraan Explorex sebagai wadah pengembangan ekosistem industri dan komunitas.

Sementara itu, Founder Skygears Indonesia, Harry Suliztiarto, berharap Explorex dapat menjadi awal lahirnya ekosistem kompetensi aktivitas luar ruang di Indonesia, termasuk menjadikan Indonesia sebagai pusat sertifikasi kompetensi kegiatan outdoor di kawasan Asia Tenggara.

Ia menekankan bahwa pengembangan industri wisata petualangan harus berjalan seiring dengan penguatan aspek keselamatan, keamanan, pendidikan, dan pelatihan sumber daya manusia agar mampu menghasilkan tenaga profesional yang berstandar internasional.

"Mari kita susun sistem pendidikan dan pelatihannya. Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten. Itulah mimpi kami untuk membangun industri outdoor Indonesia yang semakin maju," ujar Harry.

Turut hadir dalam peluncuran tersebut Asisten Deputi Bidang MICE Kementerian Pariwisata, Titus Haridjati. (Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata). ***

RELATED NEWS