Komisi Liturgi Bekali Tim Paroki Se-Keuskupan Labuan Bajo

Redaksi - Selasa, 14 Juli 2026 19:40
Komisi Liturgi Bekali Tim Paroki Se-Keuskupan Labuan BajoKomisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo menggelar kegiatan pembekalan bagi tim liturgi paroki se-Keuskupan Labuan Bajo. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Spiritualitas St. Yohanes Maria Vianey UNIO Keuskupan Labuan Bajo pada 11–12 Juli 2026 (sumber: Vinsen Patno)

LABUAN BAJO, Floresku.com – Komisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo menggelar pembekalan bagi tim liturgi paroki se-Keuskupan Labuan Bajo di Rumah Spiritualitas St. Yohanes Maria Vianey UNIO, 11–12 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi gerakan pastoral Tahun Persekutuan Sinergis yang sedang dijalankan Gereja Lokal Keuskupan Labuan Bajo. Puluhan peserta dari berbagai paroki mengikuti pembekalan untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan kualitas pelayanan liturgi.

Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Labuan Bajo, RD Lian Angkur, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk pendampingan keuskupan sekaligus upaya menyatukan langkah seluruh tim liturgi di setiap paroki.

"Melalui kegiatan ini, kita mau menghimpun semua tim liturgi se-Keuskupan Labuan Bajo. Kita berharap semua dapat berjalan bersama, berkolaborasi, dan memiliki sistem kerja yang lebih terarah," ujarnya.

Selain mempererat jejaring pelayanan, pembekalan juga bertujuan meningkatkan kapasitas para pelayan liturgi dan pendamping Putra-Putri Altar (PPA) melalui materi yang dibawakan para narasumber.

Baca juga:

"Kami berharap peserta memperoleh wawasan dan pengetahuan baru yang dapat memperkuat kualitas pelayanan mereka di paroki masing-masing," kata RD Lian.

Direktur Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Labuan Bajo, RD Carles Suwendi, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa keterlibatan umat awam dalam kehidupan Gereja berakar pada rahmat Sakramen Baptis.

Menurutnya, setiap orang beriman dipanggil mengambil bagian dalam kehidupan menggereja melalui imamat umum yang diterima dalam pembaptisan.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam kehidupan Gereja. Karena itu, kita perlu berjalan bersama dan saling berkolaborasi agar kehidupan Gereja semakin kuat," ungkapnya.

Pembekalan menghadirkan tiga narasumber, yakni RD Carles Suwendi, RD Andi Jeramat, dan RD Paping Dahemat. 

Materi yang diberikan meliputi peran kaum awam dalam kehidupan Gereja, tata perayaan liturgi yang benar, serta pendampingan bagi Putra-Putri Altar sebagai bagian dari pembinaan iman generasi muda.

Peserta menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Melita Encik, utusan Paroki Wae Nakeng, mengaku memperoleh banyak bekal untuk mendukung karya pastoral di parokinya.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami memperoleh pembekalan yang dapat mendukung karya pastoral kami ke depan," tuturnya.

Kesan serupa disampaikan Ferdinandus Jerahu, katekis Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo. Ia menilai pembekalan tersebut menunjukkan perhatian Keuskupan Labuan Bajo terhadap pembinaan para pelayan awam.

"Kegiatan ini adalah bentuk cinta dan perhatian Keuskupan Labuan Bajo dalam mendukung keterlibatan kami sebagai awam. Saya berharap pembekalan seperti ini terus dilaksanakan sehingga semangat kolaborasi dan kebersamaan sebagai Gereja Lokal semakin bertumbuh," katanya.

Melalui kegiatan ini, Komisi Liturgi berharap seluruh tim liturgi dan pendamping PPA di setiap paroki semakin memahami tata liturgi, memperkuat kerja sama lintas paroki, serta menghadirkan pelayanan liturgi yang tertib, berkualitas, dan semakin menghidupkan iman umat di Keuskupan Labuan Bajo. (Vinsen Patno)***

RELATED NEWS