Pesan Inspiratif: Belajar Berdoa dari Tuhan Yesus
Redaksi - Rabu, 07 Oktober 2026 09:59
Pater Gregor Nule, SVD (sumber: dokpri)Oleh Pater Gregor Nule, SVD
Selamat pagi saudara/i, sahabat, kenalan dan keluarga di mana pun, dan selamat menjalani hari baru ini. Mari kita saling menyapa dan secara khusus mendoakan saudara/i yang sakit dan sedang menghadapi masalah tertentu.
Para murid melihat Yesus berdoa. Mereka minta agar Yesus mengajarkan mereka berdoa sebagaimana mengajarkan murid-muridnya. "Tuhan, ajarilah kami berdoa......", (bdk Luk 11:1-4).
Para murid ingin berdoa karena mereka pun merasakan pentingnya berdoa. Yesus menanggapi keinginan mereka secara positif.
Yesus mengajarkan mereka agar berdoa dengan penuh kepercayaan dan menyapa Allah dengsn sebutan Bapa.
Ungkapan Bapa menunjukkan bahwa Allah yang kita imani dan sembah bukanlah Allah yang jauh dan asing, tetapi Allah yang dekat, familiar dan patut didekati tanpa takut apa pun.
Berdoa mesti dimulai dengan memuji dan memuliakan Allah, karena Allah itu maha agung dan mulia. Allah, pencipta dan penyelenggara segala sesuatu, patut dipuji dan dimuliakan.
Selanjutnya, dengan penuh keyakinan minta makanan secukupnya, ampun atas dosa serta perlindungan terhadap segala yang jahat dan aneka pencobaan.
Doa Bapa Kami adalah doa yang benar. Kita patut srlalu mendoakannya dan menjadikannya model doa-doa harian kita.
Kita ikuti teladan para rasul agar selalu berdoa. Ketika berdoa kita mengungkapkan diri sebagai makhluk lemah, rapuh dan selalu bergantung pada kuasa dan penyelenggaraan Tuhan.
Karena itu, dalam doa kita tidak hanya meminta dan memohon apa saja. Kita mesti tahu bersyukur, memuji dan memuliakan Tuhan. Tanpa meminta pun Allah telah lebih dahulu dan akan terus menyelenggarakan hidup dan karya kita.
Mari kita senantiasa berdoa kepada Bapa di surga. Kita pun berdoa Rosario sebagai senjata untuk menghadapi segala musuh rohani dan jasmani dalam hidup sehari-hari.
Semoga Allah maha kasih dan setia melindungi, menyertai dan memberkati kita sekalian di mana pun dan dalam keadaan apa pun.
Kewapante, 07 Oktober 2026

