Video Bule Menari Telanjang di Gunung Batur Merusak Citra Pariwisata Bangli

redaksi - Senin, 25 April 2022 06:32
Video Bule Menari Telanjang di Gunung Batur Merusak Citra Pariwisata BangliLandskap Kaldera Batur ketika matahari terbit. (sumber: Balinesia.id/jpd)

BANGLI (Floreksu.com) – Kemunculan video seorang bule menari telanjang di sebuah tempat yang diduga di puncak Gunung Batur disayangkan berbagai pihak. Salah satunya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparda) Bangli yang menilai dapat mencoreng kepariwisataan di Bangli.

Kepala Disparda Kabupateb Bangli, I Wayan Sugiarta, kepada Balinesia.id mengaku terkejut melihat video viral dan menjadi perbincangan warganet pada Minggu, 24 April 2022. Video yang sempat menyebar luas itu pun dinilai bertolak belakang dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bangli yang tengah membangun kepariwisataan Bangli.

"Saya baru tahu ada video begitu dari awak media setelah konferensi pers terkait retribusi kami. Ini sangat disayang ya, sudah kelewatan, membawa citra buruk bagi pariwisata di Kabupaten Bangli," kata dia.

Menurutnya aksi tersebut sangat tidak sesuai dengan norma kultur budaya Bali. Terlebih, Gunung Batur adalah gunung yang disucikan masyarakat Bali.

Jika benar terjadi di puncak Gunung Batur, pihaknya menduga pelaku adalah pendaki ilegal. "Sepengetahuan saya pendakian ke Gunung Batur belum dibuka oleh BKSDA, sehingga ada kemungkinan jika pelaku dalam video melakukan pendakian ilegal," katanya.

Sebagai upaya menjaga kawasan Gunung Batur yang sangat mudah diakses, Sugiarta selama ini mengaku telah melakukan sejumlah upaya untuk menjaga kawasan suci Batur dari prilaku yang tidak sesuai dengan norma masyarakat setempat. Misalnya, pihaknya telah membuat papan informasi tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di suatu objek wisata, khususnya di Batur. "Sudah terpasang di pintu-pintu pendakian untuk memberikan informasi kepada wisatawan," kata Sugiarta.

Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali, Sulistyo Widodo, menyatakan hal yang sama. Ia menyebutkan bahwa sejatinya pendakian Gunung Batur belum dibuka untuk wisata. Oleh karena itu, jika aktivitas di dalam video diambil dalam rentang waktu ini, maka yang bersangkutan dipastikan melakukan pendakian secara ilegal.

Lebih jauh Sulistyo mengaku memang agak sulit melakukan pemantauan terhadap aktivitas di Gunung Batur secara lantaran wilayahnya yang cukup luas, sedangkan SDM yang dimiliki pihaknya terbatas. “Gunung Batur itu open access, petugas kami terbatas, jadi pengawasan petugas tidak bisa maksimal,” katanya.

Ke depan, pihaknya pun meyakinkan akan terus melakukan perbaikan-perbaikan tentang tata kelola kawasan tersebut. Kepedulian semua pihak pun diperlukan untuk menjaga kawasan geopark satu-satunya yang dimiliki oleh Bali ini.

Sebagaimana diketahui, warganet di Bali pada Minggu, 24 April 2022 dihebohkan dengan tersebarnya tayangan reels Instagram yang diunggah akun @mind_body_healer. Video berdurasi sekitar 50 detik yang kini telah terhapus itu memperlihatkan seorang bule menari dalam keadaan telanjang dengan alat vital disensor. Video tersebut juga menerangkan caption “when you strip naked without shame and be seen, you become fearless child of God”.

Video ini menjadi atensi masyarakat. Terlebih, beberapa bulan lalu, video bernada pornografi juga sempat viral dan diduga dibuat di kawasan Gunung Batur. jpd

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Jero P. Ariana pada 25 Apr 2022 

Bagikan

RELATED NEWS