Haiti
Jumat, 28 Agustus 2026 17:50 WIB
Penulis:Redaksi

KATHMANDU, NEPAL (Floresku.com) – Banjir besar dan longsor dahsyat yang melanda kawasan aliran Sungai Bhote Koshi di Nepal terus menelan korban jiwa. Hingga Kamis, 28 Agustus 2026, sedikitnya 538 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 977 orang lainnya masih hilang atau belum dapat dihubungi.
Data terbaru tersebut disampaikan Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal atau National Disaster Risk Reduction and Management Authority (NDRRMA) berdasarkan pembaruan situasi hingga pukul 15.00 waktu setempat.
Bencana yang dipicu banjir besar dan longsor di wilayah Rasuwa serta daerah-daerah hilir itu telah menyebabkan korban jiwa tersebar di sejumlah distrik.
Distrik Chitwan mencatat jumlah korban meninggal tertinggi, yakni 221 orang, disusul Nawalpur sebanyak 134 orang. Selanjutnya, Gorkha melaporkan 46 korban meninggal, Nuwakot 37 orang, Dhading 33 orang, Tanahu 28 orang, Nawalparasi 27 orang, dan Rasuwa 12 orang.
Baca juga:
Selain korban meninggal dan hilang, sedikitnya 73 orang mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan. Sebanyak 43 korban dirawat di Rasuwa, 27 orang di Nuwakot, dan tiga lainnya di Dhading.
Situasi semakin memprihatinkan karena jumlah warga yang belum ditemukan atau belum dapat dihubungi mencapai 977 orang.
Di antara mereka terdapat 517 warga negara asing, 127 warga Nepal nonresiden atau Non-Resident Nepalis (NRNs), serta ratusan warga lainnya yang dilaporkan oleh pusat operasi darurat di sejumlah distrik.
Sebanyak 105 personel keamanan dan aparatur pemerintah juga masih dilaporkan hilang. Mereka terdiri dari 45 personel Angkatan Darat Nepal, 28 anggota Kepolisian Nepal, 15 pegawai Bea Cukai, 13 personel Armed Police Force (APF), dan empat pegawai Imigrasi.
Pemerintah Nepal mengerahkan kekuatan besar untuk mempercepat operasi pencarian dan penyelamatan. Sebanyak 14.829 personel keamanan diterjunkan ke wilayah terdampak.
Pasukan tersebut terdiri dari 6.698 personel Angkatan Darat Nepal, 4.473 anggota Kepolisian Nepal, dan 3.658 personel APF.
Hingga kini, tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi 3.742 orang, termasuk 25 warga negara asing. Operasi penyelamatan juga didukung 78 penerbangan helikopter yang dioperasikan bersama oleh Angkatan Darat Nepal dan pihak swasta.
Untuk mempercepat penanganan bencana, Pemerintah Nepal menyalurkan bantuan dana darurat sebesar 10 juta rupee Nepal masing-masing kepada Rasuwa dan Nuwakot. Sementara Distrik Dhading menerima bantuan sebesar 5 juta rupee Nepal.
Distribusi logistik juga terus dilakukan. Sebanyak 30 truk membawa bantuan berupa bahan makanan, selimut, kasur, dan perangkat komunikasi ke wilayah terdampak, dengan tambahan empat pengiriman melalui jalur udara.
Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, pemerintah Nepal memastikan cadangan bahan bakar di Nuwakot tetap tersedia untuk mendukung mobilitas tim penyelamat.
Bencana Bhote Koshi kini menjadi perhatian serius Nepal, sementara ratusan keluarga masih menunggu kabar tentang anggota keluarga mereka yang belum ditemukan. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan dengan harapan jumlah korban hilang dapat segera ditemukan. (Sandra/Nepal Newscom)