Bedah Rumah
Kamis, 30 September 2021 04:39 WIB
Penulis:redaksi
Editor:Redaksi

MAUMERE (Floresku.com) Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar di dampingi Kasdim 1603/Kikka Mayor Inf Pande Gede, beserta Pjs Pasi Intel Kapten Inf Ida Bagus Wiryawan, Danramil 1603-05 Bola Kapten Inf Imran Tiwa serta Babinsa menerima kedatangan Sekcam Doreng, Ferdinan berserta perwakilan keluarga dan warga masyarakat Dusun Eha, Kecamatan Doreng yaitu Kosmas Damianus Segon dan Helena Hieng.
Letkol If Muhammad Jafar dan Mayor Inf Pande dan stafnya menerima rombongan Sekcam Ferdinan, di Aula Makodim 1603/Sikka, Jln. Jend. Sudirman, Waioti, Rabu, 29 September 2021.
Kedatangan Sekcam Doreng dan pihak keluarga bersama perwakilan warga Dusun Eha Kecamatan Doreng dalam rangka melangsungkan silahturahmi dan menyampaikan permohonan maaf atas insiden pencamanan atas Satgas Covid-19 yang hendak menjemput isoter, pada pertengahan Agustus lalu.
Sebagaimana diberitakan media, pada Minggu 915/8), warga Dusun Eha Wolomotong, Kecamatan Doreng terjadi insiden penyerangan terhadap petugas Satgas Caovid-19 yang hendak menjemput isoter Covid-19.
Insiden tersebut diduga dipicu olehkeluarga isoter yang menolak anggota keluarganya dijemput dari rumahnya oleh petugas Covid-19 menggunakan mobil ambulans untuk dipindahkan ke tempat karantina.
Peristiwa pengancaman kepada Satgas Covid-19 tersebut dilaporkan Dandim 1603 Sikka melalui Surat No. B/356/VIII/2021 tanggal 18 Agustus 2021. Selanjutnya polisi menyeidiki dan menuangkah hasil penyelidikan dalam laporan informasi No. LI/35/VIII/2021/Reskrim, tanggal 20 Agustus 2021.
Pada kesempatan tersebut Sekcam Doreng Ferdinan menyampaikan permohonan maaf atas insiden di Dusun Eha , Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, kepada Dandim 1603/Sikka beserta anggota yang bertugas pada saat itu.
Dari insiden beberapa waktu lalu tepatnya Minggu 15 Agustus 2021 lalu pkl. 17.00 Wita Wilfridus Nong Lusi bersama Gabriel Efentinus Sawe pada saat Tim Gabungan akan menjemput warga yang terkonfirmasi Covid -19 ke tempat isoter yang bersangkutan menghalangi petugas dengan membawa parang dan bensin serta batu.
Menanggapi Sekcam Ferdinan, Dandim 1603/Sikka Letkol. Inf Muhammad Jafar mengatakan “sebagai manusia biasa menerima dan memaafkan apa yang telah terjadi, pada saat itu, kami Anggota TNI AD berasal dari Rakyat, untuk Rakyat dan selalu membantu Rakyat dimanapun dan kapanpun.”
Penyampaikan permohonan maaf juga dari keluarga oleh Pjs Kepala Desa Wolomotong Nong Pas saat kepada Dandim 1603/Sikka beserta jajaran.
Dalam kesempatan itu, Sekcam Doreng, Pjs Kepala Desa Wolomotong Nong Pas, dan pihak keluarga: Kosmas Damianus Segon serta Ibu Helena Hieng mengundang Dandim 1603/Sikka beserta anggota dapat hadir dan berkumpul bersama-sama di Dusun Eha, Kecamatan Doreng guna melaksanakan ‘Syukuran Adat’ dan menjalin silahturahmi bersama.
Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar juga menyampaikan “terima kasih kepada Sekcam Doreng dan Pj Kepala Desa beserta Bapak Kosmas Damianus Segon maupun Ibu Helena Hieng yang sudah berkunjung ke kantor kami, Kodim 1603/Sikka.
"Saya selaku Dandim 1603/Sikka Letkol Inf Muhammad Jafar memberikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Eha , Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka yang berkenan datang untuk bersilaturahmi,” ujarnya. (Mardat)
4 tahun yang lalu