DISARPUS Sikka Hadirkan GRAB bagi Lansia di Panti Jompo Padu Wau

Rabu, 11 Maret 2026 14:28 WIB

Penulis:redaksi

disa1.jpeg
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales di hadapan penghuni Panti Sosial Jompo Padu Wau, Waipare, Maumere, Rabu (11/3). (Humas DISARPUS)

MAUMERE (Floresku.com)– Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka kembali menghadirkan inovasi layanan literasi melalui program GRAB (Gerakan Antar Buku) bagi para lansia yang tinggal di Panti Sosial Jompo Padu Wau, Waipare, Maumere, Rabu (11/3).

Melalui program ini, tim dari DISARPUS Sikka secara langsung mengantarkan berbagai buku bacaan kepada para opa dan oma lansia di panti sosial tersebut. Kegiatan tidak hanya sebatas menyerahkan buku, tetapi juga diisi dengan aktivitas membaca bersama dan dialog santai dengan para penghuni panti.

Suasana penuh kehangatan tampak ketika para lansia menyambut kedatangan tim layanan GRAB. Beberapa di antara mereka langsung memilih buku yang sesuai dengan minat masing-masing, mulai dari buku cerita, bacaan rohani, hingga buku ringan yang mudah dipahami.

Baca juga:

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa program GRAB merupakan inovasi layanan perpustakaan yang dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap perpustakaan.

“Melalui layanan GRAB ini, kami ingin memastikan bahwa literasi dapat menjangkau semua kalangan, termasuk para lansia di panti sosial. Buku bukan hanya sumber pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi teman yang menghadirkan hiburan, kenangan, dan kebahagiaan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa layanan Gerakan Antar Buku menjadi salah satu langkah strategis DISARPUS Sikka untuk memperluas akses literasi secara inklusif. Program ini menyasar kelompok masyarakat yang sering kali sulit mengakses layanan perpustakaan secara langsung, seperti lansia, penyandang disabilitas, hingga pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah atau rumah sakit.

Menurut Very Awales, kehadiran buku bagi para lansia di panti sosial diharapkan dapat memberikan manfaat lebih dari sekadar bahan bacaan. Buku dapat menjadi sarana rekreasi mental yang membantu menghadirkan ketenangan, kebahagiaan, serta mengurangi rasa kesepian di masa tua.

“Kegiatan GRAB ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam menghadirkan layanan literasi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Melalui program ini, DISARPUS Sikka berharap budaya membaca dapat terus tumbuh, sekaligus memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif secara mental dan sosial melalui kegiatan literasi yang menyenangkan. (SP-Silvia). ***