Literasi
Rabu, 04 Maret 2026 14:41 WIB
Penulis:redaksi
Editor:redaksi

MAUMERE (Floresku.com) - Dua sekolah dasar dari Desa Tanaduen, Kecamatan Kangae, yakni SDN Blatat dan SDN Bolawolon, mengikuti Tur Wisata Literasi ke sejumlah pusat pembelajaran di Kota Maumere, Rabu (04/03).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan Gerakan Literasi dan Sains di Kabupaten Sikka.
Tur edukatif tersebut mengunjungi Gramedia Maumere, Kantor Bupati Sikka, Kantor DPRD Kabupaten Sikka, serta Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda. Para siswa diajak belajar langsung dari ruang-ruang publik yang memiliki nilai edukatif dan makna sosial.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa wisata literasi bertujuan membuka cakrawala berpikir peserta didik agar proses belajar tidak terbatas pada ruang kelas.
Baca juga:
“Anak-anak melihat langsung bagaimana buku dikelola, bagaimana pemerintahan bekerja, serta bagaimana lembaga legislatif menjalankan fungsi demokrasi. Ini pembelajaran nyata tentang literasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan program Gerakan 15–30 Menit Membaca dan Gong Literasi yang terus digalakkan di sekolah dan desa.
Di Gramedia Maumere, para siswa dikenalkan dengan beragam buku bacaan anak, sains populer, dan literatur inspiratif. Pimpinan Gramedia Maumere, Tony Albertus, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.
Mengusung tema “Tutu Nusra: Dari Ruang Sekolah ke Ruang yang Penuh Makna”, ia menegaskan bahwa literasi adalah perjalanan menemukan arti dalam setiap ruang kehidupan.
“Dari toko buku ke perpustakaan, dari pemerintahan hingga legislatif, semuanya ruang belajar. Membaca bukan sekadar melihat huruf, tetapi memahami dunia,” katanya.
Di Kantor Bupati, para siswa memperoleh penjelasan tentang tugas dan fungsi kepala daerah dalam melayani masyarakat. Sementara di DPRD, mereka diperkenalkan pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dalam sistem demokrasi daerah.
Kegiatan ditutup di Perpusda Frans Seda dengan sesi membaca bersama dan literasi interaktif yang dipandu pustakawan.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dari SDN Blatat dan SDN Bolawolon. Ia menilai program wisata literasi dan sains yang digagas DISARPUS sebagai inovasi penting dalam membangun generasi cerdas dan berkarakter.
“Program ini luar biasa dan keren untuk membangun literasi dan sains di Kabupaten Sikka. Semoga dimanfaatkan dengan baik oleh para pelajar,” tutupnya.
Melalui kolaborasi sekolah, pemerintah, dan sektor swasta, Kabupaten Sikka terus bergerak memperkuat budaya baca sebagai fondasi kemajuan daerah. (SP/Silvia). ***