KKN di Cunca Lolos, Mahasiswa Unika St Paulus Ruteng Olah Biji Buah Aren Jadi Kolang-Kaling

Kamis, 11 Agustus 2022 21:31 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

kkn.jpg
Mahasiwa KKN bersama warga esa Cunca Lolos sedang mengolah buah Aren untuk dijadikan Kolang-Kaling. (Jivansi)

RUTENG (Floresku.com) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng mengolah 'Wua Longko' (biji buah aren) menjadi kolang-kaling, pada Selasa 09 Agustus 2022 di Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yasinta Jelimun, selaku koordinator KKN di desa tersebut menyampaikan, pemanfaatan buah aren menjadi kolang-kaling belum pernah dilakukan oleh warga setempat. 

Buah Aren tidak dilihat sebagai sebuah komoditi ekonomi yang berharga sehingga dibiarkan begitu saja. 

Padahal, biji buah aren, jika sudah diubah menjadi kolang kaling dapat menjadi minuman segar yang kaya manfaat.

"Manfaat yang dapat diperoleh seperti menjaga kesehatan tulang, melancarkan pencernaan, anti aging (anti penuaan) serta menjaga kekebalan tubuh," tukas Yasinta.

Sementara itu, Mikael Minjo sebagai anggota KKN sekaligus penanggung jawab wisata kuliner yang terlibat dalam kegiatan ini menjelaskan, kegiatan ini adalah kegiatan positif yang dirasakan langsung dari mahasiswa KKN semenjak Unika Santu Paulus Ruteng menjadi Universitas.

"Kegiatan ini merupakan hal baru dan pertama bagi Desa Cunca Lolos dari sekian kunjungan mahasiswa selama berlangsungnya KKN di Desa ini," ungkapnya.

Peroleh Apresiasi

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Gregorius Katijan selaku Pj. Kepala Desa Cunca Lolos. Menurutnya, kehadiran dari mahasiswa KKN Unika St.Paulus Ruteng di desanya telah memberikan kontribusi yang cukup besar, teristimewa bagi pemberdayaan kaum perempuan.

"Semoga pengetahuan yang dibagikan oleh para mahasiswa KKN ini bisa membawa nilai plus bagi pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya juga kaum perempuan," cetusnya.

Senada dengan itu, Yohanes Hibur selaku  Camat Mbeliling menerangkan bahwa, ilmu yang dibagikan oleh para mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng sudah mencuri perhatiannya dan juga warga setempat, khususnya pada turnamen bola voli se-Kecamatan Mbeliling.

"Sebelumnya, Biji buah aren ini banyak diabaikan oleh masyarakat di sini. Namun, berkat pengalamam yang dibagikan oleh mahasiswa KKN ini, kini biji buah aren ini telah menjadi minuman penyegar yang kaya manfaat dan menjadi salah satu minuman yang disuguhkan di tengah riuhnya pertandingan bola voli yang kini sementara berlangsung," terang Yohanes.

Lebih lanjut, Camat Mbeliling menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa Unika St Paulus Ruteng yang sudah berbagi pengetahuan dan pengalamannya dalam pengolahan biji aren dengan masyarakat setempat.

"Semoga saja ilmu yang dibagikan para mahasiswa ini dapat mempengaruhi dan menyadarkan masyarakat bahwa segala sesuatu yang ada di sekitarnya bisa diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mengembangkan potensi wilayah," tutupnya. (Jivansi) ***