Pesan Inspiratif Damai Sejahtera bagi Kamu

Kamis, 09 April 2026 17:27 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

gregor.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri)

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Damai sejahtera merupakan pesan utama Yesus. Ketika lahir di Betlehem para malaikat mewartakan tentang Raja Damai, dan  menyanyikan , "damai, damai, damai" sebagai tanda bahwa Raja Damai sudah lahir di tengah dunia.

Kematian Yesus di salib mengaktibatkan kepanikan dan  ketakutan besar bagi orang-orang dekatNya. Mereka melarikan diri, bahkan  menyangkal dan mengkhiati Yesus.

Ketika mulai tersebar berita tentang kebangkitan Yesus, orang-orang dekat Yesus masih saja belum percaya. Beberapa wanita lebih dahulu percaya akan kebangkitan Yesus.

Perikop Injil Luk 24: 35-48 melukiskan  suasana kecemasan dan ketakutan yang meliputi para murid Yesus. Mereka takut jangan-jangan mereka pun alami nasib serupa dengan Yesus.

Baca juga:

Di tengah rasa panik itu, Yesus yang  bangkit menampakkan Diri dan ingin meneguhkan hati para muridNya. Yesus menawarkan kepada mereka damai sejahtera.

Yesus berkata, " Damai sejahtera bagi kamu", (Luk 24:36).

Tetapi, karena mereka masih saja ragu-ragu  karena menyangka melihat hantu, maka Yesus memperlihatkan lagi  bekas paku pada tangan dan kakiNya, bahkan Ia minta sesuatu untuk dimakan .

Yesus ingin meyakinkan mereka bahwa Dia sungguh-subgguh telah bangkit dan hidup. Dan pewartaanNya serta nubuat Kitab Suci tentang DiriNya sungguh benar.  Maka mesti diterima dan diyakini.

Salam damai sejahtera Yesus bagi para muridNya juga diarahkan kepada kita dan. siapa saja yang percaya kepadaNya.

Mungkin kita sedang hadapi masalah tertentu. Atau kita punya relasi yang tidak beres dengan anggota keluarga, tetangga atau rekan kerja.

Atau, mungkin ada yang berada dalam konflik antar suku, kelompok atau antar negara. Pesan damai sejahtera sangat mengena.  

Yesus mengajak kita carl jalan keluar dan temukan jalan damai. Hanya dengan demikian kita akan alami damai sejahtera sejati.

Dan, hanya orang yang percaya kepada Yesus dan pewartaanNya akan hidup dalam ketenangan dan kedamaian.

Sebaliknya, ketakutan dan kepanikan tidak menyelimuti hati mereka. Mereka tidak akan hidup dalam damai sejahtera.

Srmoga Tuhan Yesus Memberkati kita selalu!

Kewapante, 9 Maret 2026