Tuhan
Jumat, 29 Agustus 2025 23:23 WIB
Penulis:redaksi
Editor:redaksi
Oleh: Pater Gregor Nule SVD
Manusia adalah ciptaan yang paling istimewa dengan segala potensi dan kemampuannya. Allah menganugerahkannya kemampuan intelektual dan kehendak untuk menata dan menentukan hidupnya.
Tetapi, Allah juga menuntut agar setiap manusia memanfaatkan hidup dan potensi-potensinya untuk menghasilkan banyak buah.
Dalam perikop Injil Mat 25:14-30 Yesus menegaskan bahwa setiap orang dipercayakan sejumlah talenta sesuai dengan kemampuannya. Talenta-talenta yang diterima hendaknya dikembangkan sehingga menghasilkan buah.
Dan orang yang mengembangkan hidup dan talenta-talentanya disebut hamba yang baik dan setia serta patut mendapatkan kepercayaan yang lebih besar.
Sebaliknya, orang yang malas dan tidak bertanggung jawab dengan hidup dan talenta-talentanya menjadi mandul dan tidak menghasilkan apa pun.
Orang demikian disebut hamba yang malas dan jahat. Dan semua yang ada padanya akan diambil daripadanya dan diberikan kepada orang yang giat dan bertanggung jawab.
Sebagai pengikut Yesus kita mesti sadar dan selalu berjuang untuk mengembangkan hidup dan semua kemampuan yang diberikan Tuhan sehingga menghasilkan buah.
Semua yang kita hasilkan bisa kita bagikan demi kepentingan kita, keluarga dan banyak orang.lain. Kita hendaknya menjadi hamba yang baik, setia dan bertanggung jawab.
Semoga Tuhan memberkati kita selalu!
Kewapante, 30 Agustus 2025***