sederhana
Sabtu, 29 Agustus 2026 08:22 WIB
Penulis:Redaksi

Oleh Pater Gregor Nule, SVD
Yohanes Pembaptis dikenal sebagai sosok yang sederhana dan tidak mau menonjolkan diri. Dia fokus pada misi utamanya yakni merintis jalan bagi kehadiran Yesus di dunia.
Yohanes juga adalah sosok yang berani, tidak takut pada siapa pun dan rela berkorban demi kebaikan umum, kebenaran dan keadilan.
Ia dipenjarakan bahkan dipenggal kepalanya karena mengkritik raja Herodes yang memperistrikan Herodias, isteri Filipus, saudaranya.
Yohanes berkata, "Tidak halal engkau mengambil istri saudaramu", (Mrk 6:18).
Tetapi, Yohanes mati terutama karena hasutan Herodias. Rupanya ia juga mau menjadi istri raja maka ia rela dipisahkan dari suaminya yang adalah orang biasa.
Kita belajar dari Yohanes Pembaptis agar selalu peka terhadap segala peristiwa hidup. Kita mesti bersikap kritis dan berjuang membela kebenaran dan keadilan. Sebab kita hidup di tengah dunia di mana kebenaran dan keadilan diputarbalikkan.
Mungkin kita tidak turun di jalan-jalan untuk protes atau berdemo. Kita gunakan cara yang lebih pasifik, namun punya kekuatan luar biasa yakni doa.
Tuhan punya kuasa luar biasa untuk melemahkan yang kuat, dan. menguatkan yang lemah. Segala kekuatan jahat apa pun tidak berdaya di hadapan Allah.
Karena itu, mari kita tekun berdoa memohonkan kuasa Allah agar menegakkan kebenaran dan keadilan di tengah dunia, khususnya bagi orang-orang yang alami ketidakadilan dan perlakuan jahat.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!
Kewapante, 29 Agustus 2026