Polri Gelar Trauma Healing Anak Asrama di Labuan Bajo Pascagempa

Selasa, 01 September 2026 08:46 WIB

Penulis:Redaksi

asrama.jpg
Puluhan anak penguhuniAsrama Biata Maria Helena Stollenwerk dapat layanan traua healing dari Polri. (Istimewa)

LABUAN BAJO (Floresku.com)  – Puluhan anak penghuni Asrama Biata Maria Helena Stollenwerk di Labuan Bajo mendapat layanan trauma healing dari jajaran Polres Manggarai Barat bersama Tim Psikologi Polda Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan psikologis anak-anak yang masih mengalami ketakutan dan trauma setelah bencana gempa yang melanda wilayah Flores dan sekitarnya.

Dalam kegiatan itu, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Binmas, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Manggarai Barat bersama tim psikologi mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Dengan pendekatan dialogis dan humanis, anak-anak diajak bernyanyi, bermain permainan ketangkasan kelompok, hingga mengikuti sesi konseling ringan. 

Suasana tersebut diharapkan dapat membantu mereka perlahan mengatasi rasa takut dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

Baca juga:

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan anak-anak yang tinggal di panti dan asrama membutuhkan perhatian psikologis khusus, terutama karena sebagian dari mereka tinggal jauh dari keluarga.

“Anak-anak ini berada jauh dari keluarga, bahkan ada yang sudah yatim piatu. Trauma akibat gempa bumi membuat mereka masih takut untuk kembali beraktivitas maupun tidur di dalam gedung permanen,” ujar AKBP Christian Kadang.

Selain kegiatan di lingkungan asrama, Polres Manggarai Barat juga mengajak anak-anak berkeliling Kota Labuan Bajo menggunakan mobil patroli. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan suasana baru sekaligus mengurangi kejenuhan setelah mereka berminggu-minggu berada dalam situasi pascabencana.

Suster Kepala Asrama Biata Maria Helena Stollenwerk, Sr. Tatiana Tatu Wadang, SSpS, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Polri kepada anak-anak penghuni asrama.

“Atas nama anak-anak, kami mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polres Manggarai Barat, yang telah memberikan pendampingan trauma healing bagi anak-anak yang selama ini masih merasa takut terhadap bencana,” katanya.

Ke depan, Polres Manggarai Barat berencana melakukan pemantauan berkala ke asrama tersebut serta mengecek kondisi fasilitas tenda darurat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penghuni selama masa pemulihan. (Tari). ***