Presiden Jokowi: Jangan Lengah, Pandemi Covid-19 Masih Ada dan Nyata

Selasa, 20 April 2021 14:14 WIB

Penulis:redaksi

Jokowi_Tinjau_Vaksinasi_Covid-19_Seniman_dan_Budayawan.jpg
Presiden Jokowi dan Menteri Nadiem menyaksikan proses vaksinasi seorang seniman di Galeri Nasional Indonesia, Senin (19/4) (Foto:Agus Sudarto)

JAKARTA (Floresku.com) - '"Kita harus menyampaikan apa adanya bahwa pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di negara kita. Oleh sebab itu, kita tetap harus ingat dan waspada, eling lan waspada, tetap tidak boleh lengah, tidak boleh menyepelekan yang namanya Covid-19."

Presiden  Joko Widodo (Jokowi)  menyampaikan hal tersebut usai melakukan peninjauan vaksinasi bagi seniman dan budayawan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (19/4).

Presiden Jokowi juga mengingatkan ketidakwaspadaan tersebut berpotensi meningkatkan laju penularan Covid-19.

“Jangan sampai situasi sekarang yang kurvanya sudah lebih baik, menurun, ini menjadi naik lagi gara-gara kita lengah dan tidak waspada,” tegasnya.

Kegiatan vaksinasi kali ini diikuti kurang lebih 500 seniman dan budayawan dari wilayah Jabodetabek. Presiden menyampaikan, berdasarkan peninjauan yang dilakukan, pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan lancar.

Pada pagi hari ini,  alhamdulillah kita bersama-sama dengan para seniman, budayawan, artis, musisi, dari teater, dari seni tradisi, semuanya berkumpul di sini untuk divaksinasi.

"Dan kita harapkan beliau-beliau semuanya nanti bisa terlindungi dan tidak terpapar oleh Covid-19 sehingga bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Dengan semakin gencarnya pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah, imbuh Presiden, diharapkan dapat menekan laju penularan Covid-19. “Kita harapkan semakin banyak yang divaksin akan juga menurunkan penyebaran Covid-19,” katanya.

Mendampingi Presiden dalam kegiatan peninjauan tersebut di antaranya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,  Menteri Pariwisata Sandiaga Uno,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (SP/MAR)