Raih IPK Tinggi, Tiga Lulusan Politeknik eLBajo Langsung Bekerja

Selasa, 13 Oktober 2026 10:52 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

wuaysa.jpg
Wisuda Lulusan Politeknin elBajo, 10 Oktober lalu. (Politekik elBajo)

LABUAN BAJO (Floresku.com) – Prestasi akademik membanggakan ditorehkan tiga wisudawan Politeknik eLBajo Commodus. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,80, ketiganya tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga telah menapaki karier profesional di industri pariwisata Labuan Bajo dan sekitarnya.

Ketiga lulusan tersebut adalah Anthony Daniel Sunur, Wilburga Sesaria Purnama, dan Eufrasia Yusta Jelani. 

Mereka merupakan lulusan dari tiga program studi berbeda yang berhasil menunjukkan bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi jalan untuk meraih prestasi akademik sekaligus memasuki dunia kerja.

Anthony Daniel Sunur, pemuda asal Ruteng, Kabupaten Manggarai, menjadi lulusan dengan IPK tertinggi, yakni 3,94, dari Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Perhotelan. Kini, ia bekerja sebagai Human Resources Admin di Katamaran Resort and Hotel Komodo, salah satu hotel bintang lima di Labuan Bajo.

Anthony mengungkapkan, kesempatan menjalani kuliah sambil bekerja turut membantu dirinya membangun pengalaman profesional tanpa mengabaikan prestasi akademik. Dukungan pihak kampus dan kerja sama dengan manajemen sumber daya manusia hotel menjadi bagian penting dari proses tersebut.

Menurutnya, mahasiswa yang ingin berkarier di industri perhotelan perlu membangun kedisiplinan, menjaga penampilan profesional atau grooming, mengembangkan kreativitas, serta mampu beradaptasi dengan dinamika pekerjaan.

Sementara itu, Wilburga Sesaria Purnama, lulusan Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan dengan IPK 3,93, kini bekerja sebagai staf keuangan pada salah satu operator tur di Labuan Bajo.

Wilburga mengaku bersyukur karena kerja kerasnya selama menempuh pendidikan membuahkan hasil. Ia juga mengapresiasi dukungan dosen dan kebijakan kampus yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja sambil tetap mengikuti perkuliahan.

Ketika jadwal kerja berbenturan dengan kegiatan akademik, mahasiswa dapat berkoordinasi dengan pihak kampus, mengikuti pembelajaran melalui Zoom, atau mengejar materi yang tertinggal dengan bantuan teman sekelas.

“Kesempatan untuk bekerja, belajar lebih banyak, dan mendapatkan pengalaman baru sangat membantu saya selama kuliah,” ungkap Wilburga.

Prestasi serupa diraih Eufrasia Yusta Jelani, lulusan terbaik Program Studi Diploma III Ekowisata dengan IPK 3,85. Perempuan asal Kampung Comu, Kecamatan Sita, Kabupaten Manggarai Timur, ini telah bekerja selama lima bulan sebagai Recreation Attendant di Taaktana Luxury Collection Resort & Spa, kawasan The Golo Mori.

Baca juga

Berbeda dari dua rekannya, Eufrasia memilih memprioritaskan penyelesaian skripsi dan ujian akhir sebelum menerima tawaran pekerjaan. Ia mengaku dukungan dosen, terutama selama proses bimbingan tugas akhir, menjadi salah satu faktor yang membantunya menyelesaikan studi.

Eufrasia berpesan kepada mahasiswa agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan selama menjalani pendidikan.

“Kalau ada satu hal yang saya pelajari selama kuliah, itu adalah bahwa konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Jadi, jangan pernah menyerah pada proses dan manfaatkan setiap kesempatan,” katanya.

Pendidikan Vokasi dan Kebutuhan Industri

Kisah ketiga wisudawan ini memperlihatkan pentingnya keterhubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri atau link and match. Kompetensi akademik yang dibangun di kampus perlu berjalan seiring dengan keterampilan praktis, pengalaman kerja, dan pembentukan karakter profesional.

Di Labuan Bajo, yang terus berkembang sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia, kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang kompeten menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan industri perhotelan, perjalanan wisata, dan ekowisata.

Keberhasilan Anthony, Wilburga, dan Eufrasia memberikan gambaran bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada kelulusan dan perolehan nilai akademik. Pengalaman praktik, fleksibilitas pembelajaran, pendampingan dosen, serta kesempatan membangun jejaring profesional juga berperan dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.

Bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di sektor pariwisata, capaian ketiga lulusan tersebut menjadi contoh bahwa prestasi akademik dan pengalaman profesional dapat dikembangkan secara bersamaan melalui komitmen, konsistensi, dan dukungan lingkungan pendidikan yang tepat. (Tari). ***