Ratusan Siswa Seminari Hokeng Bersih Pasar Inpres Larantuka

Sabtu, 17 Januari 2026 16:57 WIB

Penulis:redaksi

siswa.jpg
Siswa Seminari San Dominggo sedang membersihkan sampah di lingkungan Pasar Inpres Larantuka, Sabtu (17/1) pagi. (Sasado Hokeng)

LARANTUKA (Floresku.com) – Sebanyak 160 siswa SMA Seminari San Dominggo Hokeng, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar aksi bersih-bersih di Pasar Inpres Larantuka, Sabtu (17/1) pagi.

 Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap kebersihan lingkungan kota.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA tersebut melibatkan total 180 peserta, terdiri atas 160 siswa serta 20 guru dan pendamping. Sejak pagi, para siswa tampak menyebar di area pasar, membersihkan sampah di selokan, jalanan, serta area los pasar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan kepedulian lingkungan yang diterapkan di SMA Seminari Hokeng. 

Sebelum pelaksanaan, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui dinas terkait agar kegiatan berjalan tertib dan berdampak positif bagi masyarakat.

Baca juga:

Pihak sekolah berharap aksi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan yang terus ditanamkan dalam diri para siswa. 

Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya ruang publik seperti pasar, dinilai penting sebagai bagian dari aspek pastoral para calon imam yang ditempa di Seminari Hokeng.

“Kami berharap para siswa mencintai kebersihan dan lingkungan sekitar. Ini adalah bagian dari pembinaan pastoral, agar mereka peka terhadap persoalan nyata di tengah masyarakat,” ungkap salah satu pendamping kegiatan.

Salah satu siswa Seminari Hokeng, Ramox Tukan, mengatakan aksi bersih pasar ini merupakan program komunitas yang sejalan dengan semangat mencintai alam. 

“Hari ini program komunitas. Ini pertama kali kami bersih-bersih di Pasar Inpres Larantuka. Teman-teman pencinta alam juga sering melakukan kegiatan bersih taman laut,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, para siswa, guru, dan pastor bekerja dengan penuh semangat pelayanan. Dengan peralatan sederhana, mereka memungut dan memindahkan sampah ke tempat yang telah disediakan, sekaligus mengajak pedagang dan pengunjung pasar untuk lebih peduli terhadap kebersihan bersama.

Aksi ini pun mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. (Paul). ***