Minggu, 18 Juli 2021 21:25 WIB
Penulis:redaksi
Editor:Redaksi

Oleh P Kons Beo SVD
(Pekan Biasa XVI - St Arsenius Agung, Sta Aurea dr Cordoba, Sta Makarina Muds)
Bacaan I Keluaran 14:5-18
Mazmur Kel 15:1-2.3-4.5-6
Injil Matius 12:38-42
TETAP tak tenang. Suasana hati tak karuan melanda Israel. Perjalanan panjang di padang di gurun diteror ketakutan.
KEKUATAN hati untuk menatap ke depan, ke tanah terjanji, menjadi kendor. Itu teralami saat Israel terlanjur menoleh ke belakang. Untuk melihat di kejauhan sana.
PASUKAN Mesir dengan segala kekuatan kereta kudanya lebih mencemaskan Israel. Sepertinya menjadi pudarlah semangat dalam diri Israel untuk terus berarak ke depan.
MATI dan dikuburkan di tanah Mesir lebih terhormat ketimbang harus hidup dan mati tak menentu di padang gurun. Dijajah lebih mulia dari pembebasan yang mencemaskan!
SAAT kita ada dalam pertarungan telah keluar dari zona tertindas dan penuh kelam, tetap saja ada kekuatan lain untuk menarik kembali pada yang silam.
JALAN hidup yang baru, bukanlah satu perkara yang mudah. Saat ada hati untuk 'mendekat' selalu saja ada kekuatan lain untuk selalu 'menjauhkan.' Ketika ada kerinduan untuk berbaikan kembali selalu saja ada berbagai kekuatan firaun yang menggiring kepada cara berpikir dan sikap hati yang lama. Untuk tetap tinggal dalam suasana penuh ketegangan!
BERANI untuk berziarah dalam hidup berarti juga miliki kerinduan dan perjuangan untuk mencari yang terbaik. Yang terindah. Dan yang membebaskan.
Verbo Dei Amorem Spiranti
Tuhan memberkati.
Amin