Perayaan Imlek di Kota Yogya Tahun Ini Berlangsung Sederhana

MAR - Selasa, 01 Februari 2022 17:19
Perayaan Imlek di Kota Yogya Tahun Ini Berlangsung Sederhana Suasana Klenteng Gondoman saat perayaan Imlek atau tahun baru Cina pada Selasa (1/2/2022). (sumber: null)

YOGYAKARTA (Floresku.com) -  Suasana perayaan Imlek atau tahun baru Cina 2573 di Kota Yogyakarta berlangsung dengan khidmat dan sederhana. Kondisi Klenteng Fuk Ling Miau atau Klenteng Gondoman yang biasa jadi tempat peribadatan umat Konghucu di Yogyakarta pun terpantau ramai pada Selasa (1/2/2022).

Ketua Pengurus Kelenteng Gondomanan Ang Ping Siang atau Angling Wijaya menyebutkan, perayaan Imlek atau tahun baru Cina sudah dilangsungkan sejak semalam oleh para umat Konghucu di Klenteng tersebut. Perayaan dimulai dengan prosesi penyalaan lilin sebagai bentuk sembahyang kepada Sang Budha.

"Dimulai sejak pukul 18.00 Wib kemarin dan secara bergantian warga yang ingin beribadah masuk sambil berdoa," ujarnya.

Menurutnya, perayaan Imlek tahun ini agak sedikit berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun ini, kondisi pandemi Covid-19 perlahan mulai menurun meski warga masyarakat masih tetap harus mengikuti pelaksanaan prokes saat melangsungkan ibadah.

"Walaupun sudah berkurang angka Covid-19 namun setiap warga yang ingin beribadah harus tetap ikut pelaksanaan prokes. Seperti cuci tangan, jaga jarak dan juga Pedulilindungi," ungkapnya.

Angling menyatakan bahwa, pihaknya juga masih belum menyajikan atraksi Barongsai seperti perayaan Imlek pada umumnya. Sebab, kegiatan itu berpotensi menyebabkan kerumuan dan berisiko menularkan Covid-19.

"Kalau Barongsai kan tidak wajib digelar, tujuannya hanya untuk memeriahkan saja. Tapi kita harapkan esensinya tetap bahwa semangat untuk terus berkarya dan harapan akan pandemi segera berlalu bisa terwujud," kata dia.

Pada tahun ini perayaan Imlek 2573 mengusung Shio Macan Air yang bermakna keberanian. 

Segenap harapan termaktub dalam setiap doa yang dilantunkan oleh para umat Konghucu yakni pandemi Covid-19 segera berlalu dan perlahan-lahan aktivitas masyarakat dan sektor lainnya bisa berjalan normal. (*)

Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Ties pada 01 Feb 2022 

Editor: MAR
Bagikan

RELATED NEWS