Siswa SMKS St Thomas Maumere Belajar Arsip di DISARPUS
redaksi - Kamis, 12 Februari 2026 21:13
Siswa-siswi SMK St Thoas Maumrer belajar kearsipan di DISARPUS Sikka, Kamis (12/1). (sumber: Humas DISARPUS)MAUMERE (Floresku.com) - Puluhan siswa-siswi SMKS St. Thomas Maumere mengikuti kegiatan pendampingan pengelolaan arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Pembinaan Arsip, Bidang Pengelolaan Arsip, serta Bidang Pengawasan Arsip sebagai bagian dari program pengenalan dunia kerja bagi peserta didik.
Kepala DISARPUS Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan secara langsung praktik kearsipan yang sesuai dengan standar nasional.

Menurutnya, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam proses kerja sehari-hari di lingkungan instansi pemerintah.
“Melalui pendampingan ini, siswa mendapatkan pemahaman nyata tentang bagaimana arsip dikelola secara profesional, mulai dari pencatatan, klasifikasi, penyimpanan, hingga pemeliharaan arsip,” ujar Very Awales di Maumere, Kamis (12/2).
Baca juga:
- SEKAMI Labuan Bajo Rayakan HOSS, Tanamkan Belarasa
- Dampak Penutupan Pasar Wuring, Wajah Kawasan Kian Kumuh
Ia menjelaskan, para siswa menjalani praktik selama tiga hari di berbagai bidang, termasuk di sekretariat dinas.
Selama masa praktik, mereka dibimbing oleh pegawai DISARPUS untuk mengenal sistem arsip dinamis, penggunaan peralatan kearsipan, serta prosedur pengawasan arsip di lingkungan pemerintah daerah.
Selain kearsipan, siswa-siswi juga diperkenalkan dengan layanan perpustakaan, seperti pengelolaan koleksi buku, sistem peminjaman, serta peran perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat.

Hal ini dinilai penting agar siswa memahami keterkaitan antara arsip dan perpustakaan dalam mendukung pelayanan publik.
Very Awales menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap profesi arsiparis dan pustakawan yang selama ini masih kurang diminati.
Menurutnya, bidang kearsipan memiliki peran strategis dalam menjaga dokumen negara dan memori kolektif daerah.
“Kami ingin siswa memiliki bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus menyadari bahwa arsip adalah aset penting yang harus dikelola secara tertib dan berkelanjutan,” tutupnya. (SP/Silvia). ***

