Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sikka Gelar Lomba Bertutur SD/MI 2026

Selasa, 12 Mei 2026 17:59 WIB

Penulis:Redaksi

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka (Dokpri)

MAUMERE (Floresku.com) – Dalam upaya meningkatkan budaya literasi, kemampuan bertutur, serta kecintaan generasi muda terhadap cerita rakyat dan tokoh daerah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka akan menggelar Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tahun 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Nomor: Arsip.Pustaka.000.14.4/78/IV/2026 tertanggal 23 April 2026 tentang pemberitahuan pelaksanaan lomba bertutur.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan lomba yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Oktober 2026 dimajukan menjadi bulan Juni 2026.

Baca juga:

“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca, melatih kemampuan berbicara di depan umum, sekaligus memperkenalkan kembali cerita rakyat dan tokoh inspiratif daerah kepada generasi muda,” ujarnya.

Melalui surat resmi yang dikirimkan kepada seluruh kepala SD dan MI di Kabupaten Sikka, pihak dinas berharap setiap sekolah dapat mengirimkan siswa-siswi terbaiknya untuk mengikuti lomba tersebut.

Adapun tema atau judul cerita yang akan diperlombakan meliputi tokoh nasional asal Sikka Frans Seda, kisah Kerajaan Sikka, Ratu Nai, Du’a Toru, Djong Dobo, dan Teka Iku.

Very Awales yang juga mantan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sikka menjelaskan bahwa naskah cerita disiapkan sendiri oleh masing-masing peserta. Setiap peserta juga diwajibkan menyerahkan satu rangkap naskah kepada panitia saat melakukan pendaftaran.

“Pendaftaran peserta dibuka mulai 12 Mei hingga 30 Mei 2026 pada setiap hari dan jam kerja. Tempat pendaftaran berada di Sekretariat Panitia Lomba lantai 2 Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca,” jelasnya.

Untuk memudahkan koordinasi dan penyampaian informasi, panitia juga menyiapkan sejumlah narahubung, yakni Silirosa Aviansa, Brigida DN Mendonca, Elisabeth A. Bernadetha, dan Oskadis Daniaty.

“Informasi teknis lebih lanjut terkait pelaksanaan lomba akan disampaikan pada saat pendaftaran peserta,” imbuhnya.

Kegiatan lomba bertutur ini diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter, penguatan budaya literasi, sekaligus pelestarian budaya lokal Kabupaten Sikka melalui generasi muda sejak usia dini. (SP-Silvia). ***