Disarpus Sikka Gelar Literasi Trauma Healing Siswa

Jumat, 06 Maret 2026 15:23 WIB

Penulis:redaksi

dsa1.jpeg
Disarpus Sikka Gelar Literasi Trauma Healing Siswa (Humas Disarpus)

MAUMERE (Floresku.com)  – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka menggelar kegiatan literasi trauma healing bagi siswa-siswi SMPK MBC Ohe di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang.

 Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Literasi dan Sains Disarpus sebagai bentuk pendampingan psikososial bagi para siswa melalui pendekatan literasi, permainan edukatif, dan aktivitas kreatif yang menyenangkan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah dalam membantu anak-anak tetap memiliki semangat belajar sekaligus memulihkan kondisi psikologis mereka melalui kegiatan yang positif.

“Melalui kegiatan literasi trauma healing ini, kami ingin menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, sekaligus menumbuhkan kembali semangat membaca, belajar, dan berkarya,” ujar Very Awales di Maumere, Jumat (6/3).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang interaktif dan edukatif. 

Tim literasi Disarpus memfasilitasi kegiatan membaca bersama, bercerita, permainan literasi, kuis sains, hingga kegiatan menggambar dan menulis kreatif. Berbagai kegiatan ini bertujuan membantu siswa mengekspresikan perasaan mereka sekaligus meningkatkan minat baca serta kreativitas.

Baca juga:

Menurut Very Awales, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis semata. Lebih dari itu, literasi juga dapat menjadi sarana untuk membangun ketahanan mental, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat karakter anak-anak dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan.

Ia menambahkan, Disarpus Kabupaten Sikka berkomitmen untuk terus menghadirkan program literasi yang inklusif dan menyentuh langsung masyarakat, terutama anak-anak di sekolah dan desa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap budaya literasi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus menjadi ruang yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang,” katanya.

Kegiatan literasi trauma healing tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan literasi dan sains yang diselenggarakan oleh tim Disarpus Kabupaten Sikka hingga akhir kegiatan.