Doa
Kamis, 18 Juni 2026 08:40 WIB
Penulis:Redaksi

Oleh Pater Gregor Nule SVD
Kita selalu doakan Bapa Kami. Doa ini singkat dan padat isinya. Kita menghafalnya di luar kepala.
Sering kita doakannya berulang-ulang dan terus-menerus sehingga menjadi doa rutin. Banyak kali kita doakan tanpa sadari isi dan pesannya. Bisa jadi kita lupakan isi dan pesannya.
Salah satu pesan pokok adalah permohonan ampun dari Allah. Allah itu maha rahim dan suka mengampuni.
Allah mengampuni kita. Tetapi, Allah menuntut syarat. Allah mengampuni kita apabila kita juga mengampuni orang lain.
Yesus berkata,"Jikalau kalian mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di surga akan mengampuni pula. Tetapi jikalau kalian tidak mengampuni orang, Bapamu pun tidak akan mengampuni kesalahanmu", (Mat 6:14-15).
Inilah syarat atau tuntutan agar kita mendapatkan pengampunan dari Allah.
Pesan ini jelas dan tidak sulit kita pahami. Tetapi, sulit sekali kita laksanakannya. Kita mohon agar Tuhan mengampuni kita. Kita juga minta agar orang lain mengampuni kita.
Tetapi, sering sangat sulit kita ampuni orang lain. Atau, kita bisa saja ampuni orang lain, tapi umumnya kita tidak lupakan kesalahan orang yang telah melukai dan menyakiti hati kita.
Kita tetap ingat dam masih simpan dalam hati. Hal ini membuat kita tetap dendam sehingga sesewaktu bisa muncul lagi dan mengganggu hubungan kita dengan orang lain.
Akibatnya, kita tidak pernah akan merasakan ketenangan dan kedamaian sejati jika kita tidak sungguh mengampuni dan melupakan semua kesalahan yang pernah terjadi.
Pengampunan juga menjadi syarat doa, permohonan dan persembahan kita berkenan kepada Tuhan. Tuhan inginkan agar kemarahan kita tidak berlarut.
Karena itu, kita mesti berusaha agar sebelum matahari terbenam semua persoalan, atau masalah terutama yang menyangkut hubungan antar kita dibereskan. Kita akan tidur tenang apabila hati dan pikiran tidak diganggu oleh apa pun.
Sebab sesungguhnya Allah menghendaki kita hidup dalam damai sejati, damai dengan Allah dan dengan sesama.
Semoga Tuhan.Yesus.memberkati kita selalu!
Kewapante, 18 Juni 2026. ***