Kanada Kucurkan Rp266 Miliar, UMKM Perempuan Diperkuat

Selasa, 20 Januari 2026 20:18 WIB

Penulis:redaksi

kanada.jpg
Kanada Kucurkan Rp266 Miliar ke Indonesia, UMKM Perempuan Jadi Fokus Utama. (Istimewa)

JAKARTA (Floresku.com) - Pemerintah Kanada kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis Indonesia dengan menggelontorkan dana lebih dari Rp266 miliar untuk mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dipimpin oleh perempuan. 

Bantuan tersebut difokuskan pada sektor makanan olahan serta upaya meningkatkan ketahanan usaha terhadap dampak perubahan iklim.

Komitmen itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Sarai, dalam kunjungan perdananya ke Indonesia di Jakarta, pertengahan Januari 2026. Total dana yang dikucurkan mencapai 22 juta dolar Kanada dan dialokasikan untuk lima inisiatif pembangunan baru.

Menurut Sarai, kelima proyek tersebut dirancang untuk memperkuat kemitraan ekonomi Kanada–Indonesia, sekaligus mendorong peran UMKM dalam perdagangan internasional. “Kami ingin membantu usaha kecil, terutama yang dipimpin perempuan, agar lebih tangguh, berdaya saing, dan siap menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Baca juga:

Dua proyek utama secara khusus menyasar UMKM perempuan. Program Climate Resilient Agri-Food Trade Promotion Support (CRAFTS) menerima pendanaan 5 juta dolar Kanada selama enam tahun. 

Program ini mendukung UMKM sektor makanan olahan melalui peningkatan layanan perdagangan dan akses teknologi pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Sementara itu, proyek Economic Linkages for Enhanced Value, Trade and Exports (ELEVaTE) juga mendapat pendanaan serupa dan ditargetkan menjangkau sekitar 400 UMKM Indonesia.

 Melalui peningkatan kapasitas usaha dan jejaring dagang, program ini diharapkan mampu memperkuat posisi UMKM perempuan di pasar global.

Selain UMKM, dana Kanada juga dialokasikan untuk penguatan kepemimpinan perempuan dalam aksi iklim, peningkatan ketahanan ekonomi perempuan dan pemuda di wilayah pedesaan rentan iklim, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi.

Dalam kunjungannya, Sarai bertemu sejumlah pejabat tinggi Indonesia, menegaskan bahwa Kanada memandang Indonesia sebagai mitra jangka panjang dalam pengembangan UMKM, pertumbuhan hijau, dan perdagangan berkelanjutan. (Sandra). ***