Kemenpar Promosikan MICE di AIME Melbourne 2026

Kamis, 05 Februari 2026 21:48 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

vinen.jpeg
Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu saat menjelaskan partipasi Indonesia dalam Asia Pacific Incentives and Meetings Event (AIME) Melbourne 2026. (Biro Kom Kemenpar)

JAKARTA (Floresku.com) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan Asia Pasifik melalui partisipasi dalam Asia Pacific Incentives and Meetings Event (AIME) Melbourne 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, mengatakan AIME merupakan pameran dagang MICE terbesar dan paling berpengaruh di kawasan Asia Pasifik yang secara rutin mempertemukan buyer internasional dengan penyedia jasa serta destinasi MICE dari berbagai negara. 

Pameran yang akan berlangsung pada 9–11 Februari 2026 ini dinilai menjadi platform strategis untuk business matching, promosi destinasi, serta penguatan jejaring kerja sama global.

“Partisipasi Indonesia di AIME Melbourne 2026 merupakan langkah strategis untuk menjangkau pasar utama MICE internasional, khususnya Australia, Selandia Baru, dan kawasan Asia Pasifik. Pasar ini menjadi kontributor penting bagi pergerakan wisata MICE ke Indonesia,” ujar Vinsensius, Kamis (5/2).

Baca juga:

Ia menambahkan, keikutsertaan Indonesia juga sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan devisa negara, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta mendorong pemerataan pengembangan destinasi MICE di berbagai daerah.

Menurutnya, AIME 2026 menjadi momentum untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi MICE yang kompetitif, berkelanjutan, dan berkelas dunia. Melalui pameran ini, Indonesia diharapkan mampu menarik lebih banyak penyelenggaraan konferensi internasional, perjalanan insentif, dan pameran berskala global.

Vinsensius menjelaskan, partisipasi Indonesia dalam AIME Melbourne 2026 melibatkan kolaborasi strategis antara Kemenpar dan 13 pelaku industri MICE nasional melalui skema pembiayaan bersama. Kemenpar berperan sebagai fasilitator dan penyedia Paviliun Indonesia, sementara pelaku industri terlibat langsung dalam promosi dan pertemuan bisnis.

“Skema kolaborasi ini mencerminkan sinergi pemerintah dan swasta dalam membangun ekosistem MICE yang kuat dan berdaya saing global. Kami optimistis partisipasi ini akan memberikan dampak positif signifikan bagi pertumbuhan industri MICE dan perekonomian nasional,” tutup Vinsensius. (Sandra). ***