Sikka
Rabu, 29 April 2026 19:45 WIB
Penulis:Redaksi

MAUMERE (Floresku.com) – Memperingati Hari Posyandu Nasional yang jatuh pada 29 April 2026, Ketua TP PKK sekaligus Ketua TP Posyandu Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, menggelar sosialisasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu kepada para kader di Kecamatan Magepanda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Posyandu dalam meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat, sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
Dalam kunjungannya, Ny. Fista didampingi Camat Magepanda, Kepala Puskesmas Magepanda, Ketua TP PKK Kecamatan Magepanda, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Sikka.
Kehadiran rombongan disambut antusias para kader Posyandu dari Desa Leguwoda, Desa Done, Desa Reroroja, dan Desa Wodamude.
Selain sosialisasi, Ny. Fista juga menyerahkan bantuan sembako kepada para kader sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat di tingkat desa.
Dalam paparannya, Ny. Fista menegaskan bahwa Posyandu kini telah mengalami transformasi signifikan. Tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan balita, Posyandu berkembang menjadi pusat layanan terpadu berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menjangkau seluruh siklus hidup masyarakat.
Baca juga:
“Posyandu hadir untuk semua kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia. Ini adalah wujud komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang dekat, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, enam SPM Posyandu mencakup pelayanan bagi ibu hamil, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, lanjut usia, serta penanganan masalah kesehatan berbasis masyarakat. Implementasi SPM ini diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sikka.
Ny. Fista juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kader Posyandu adalah ujung tombak. Tanpa dedikasi dan kerja tulus mereka, program pemerintah tidak akan berjalan optimal. Mereka layak mendapat penghargaan,” ungkapnya.
Momentum Hari Posyandu Nasional 2026 ini, lanjutnya, harus menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan Posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Sikka.
Ia berharap Posyandu ke depan semakin aktif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjadi pusat edukasi kesehatan dan literasi keluarga.
“Kita ingin Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi masyarakat untuk hidup sehat, cerdas, dan sejahtera,” tutupnya. (SP-Silvia)