Ombak Gerus 240 M Tanggul, 4 Rumah di Namodale Terancam

Jumat, 13 Februari 2026 13:21 WIB

Penulis:redaksi

abrasigg.jpg
Abrasi ancam 4 ruma di Kelurahan Namodale, Rote Ndao (rri.co.id)

ROTE NDAO (Floresku.com) - Kerusakan tanggul penahan abrasi sepanjang kurang lebih 240 meter di Kelurahan Namodale semakin mengkhawatirkan. Abrasi pantai tidak hanya meruntuhkan tembok penahan ombak, tetapi juga kini mengancam sedikitnya empat rumah warga yang berada paling dekat dengan bibir pantai.

Namodale merupakan sebuah kelurahan yang berada di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini termasuk kawasan pesisir yang langsung berhadapan dengan laut dan rawan terhadap gelombang pasang.

Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar struktur tanggul telah hancur dan berubah menjadi tumpukan batu serta tanah berlubang. Air laut kini dengan mudah masuk ke permukiman warga setiap kali terjadi pasang tinggi. Dalam beberapa titik, lubang bekas tanggul bahkan mencapai kedalaman lebih dari satu meter.

Warga mengaku kondisi tersebut semakin parah sejak beberapa bulan terakhir, terutama saat cuaca ekstrem melanda perairan selatan NTT. “Kalau ombak besar datang malam hari, kami tidak bisa tidur nyenyak. Takut air langsung masuk rumah,” ujar salah seorang warga.

Selain tanggul, tembok penahan ombak yang sebelumnya sempat diperbaiki secara darurat juga kembali rusak. Struktur itu tidak lagi mampu menahan hantaman gelombang laut yang terus menggerus daratan.

Pemerintah kelurahan telah melaporkan situasi ini kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan instansi teknis terkait. Warga berharap adanya penanganan segera, baik berupa pembangunan tanggul permanen maupun langkah darurat seperti pemasangan bronjong atau karung pasir, demi mencegah kerusakan yang lebih luas dan melindungi keselamatan warga pesisir Namodale. (TS). ***