Presiden
Senin, 27 April 2026 08:53 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

LABUAN BAJO (Floresku.com) — Kualitas beras di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dinilai belum sepenuhnya optimal meski hasil panen petani tergolong baik.
Persoalan utama terletak pada tahapan pascapanen yang masih terbatas fasilitasnya.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, saat melakukan kunjungan kerja reses ke gudang Perum Bulog di Manggarai Barat, Sabtu (25/4).
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung kondisi stok beras dan memastikan ketersediaannya dalam keadaan aman.
Ia menyebut, beras yang tersimpan di gudang Bulog masih tergolong baru dengan masa simpan terbaru pada April 2026.
Titiek juga mengapresiasi langkah Bulog yang telah menyerap gabah petani lokal, khususnya dari Manggarai Barat.
Baca juga:
Menurutnya, hal ini menjadi sinyal positif dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia bahkan menyoroti adanya regenerasi petani, di mana banyak petani di wilayah tersebut masih berusia muda. Kondisi ini dinilai sebagai harapan baru bagi sektor pertanian di daerah.
Namun demikian, persoalan utama justru muncul pada proses pascapanen. Keterbatasan mesin pengering dan penggilingan modern membuat kualitas beras kurang maksimal, yang ditandai dengan butiran beras yang mudah pecah.
“Gabahnya sebenarnya bagus, tetapi karena fasilitas belum memadai, hasil akhirnya tidak optimal,” ujarnya.
Ia mendorong adanya dukungan nyata berupa penyediaan alat pengering dan penggilingan modern agar nilai jual hasil panen petani bisa meningkat.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa stok beras nasional saat ini telah melampaui 5 juta ton.
Kondisi tersebut menunjukkan kesiapan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras.
Selain beras, Bulog juga menyalurkan minyak goreng rakyat melalui program Minyakita. Untuk wilayah Labuan Bajo, penyalurannya tercatat puluhan ribu liter, sementara di tingkat Provinsi NTT mencapai lebih dari satu juta liter dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Titiek turut mengapresiasi kondisi gudang Bulog Labuan Bajo yang dinilai bersih, tertata, serta memiliki sistem distribusi yang berjalan baik.
Ia berharap sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah terus diperkuat guna menjaga ketersediaan pangan dan mencegah gejolak harga di masyarakat. (Tari). ***
5 bulan yang lalu