Pemkab Sikka Berduka atas Wafatnya Mathilde Clementia

Senin, 26 Januari 2026 20:15 WIB

Penulis:redaksi

mathi.jpeg
Ibu Mathilde Clementia, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sikka Periode 2018–2023. (Istimewa)

MAUMERE (Floresku.com) - Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rumah Bapa di surga Ibu Mathilde Clementia, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka Periode 2018–2023.

Dalam pernyataan resmi, Pemkab Sikka mengenang almarhumah sebagai sosok yang telah mengabdikan diri dengan penuh iman, ketulusan, dan kasih, baik dalam pelayanan keluarga maupun pengabdian kepada masyarakat. 

Dedikasi dan teladan hidup beliau dinilai memberi inspirasi, khususnya bagi kaum perempuan dan generasi muda di Kabupaten Sikka.

“Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih menerima jiwa almarhumah dalam kemuliaan-Nya, mengampuni segala dosa dan kelemahannya, serta menganugerahkan kebahagiaan kekal di surga. 

Kiranya keluarga yang ditinggalkan dikuatkan oleh iman dan pengharapan,” demikian pernyataan Pemkab Sikka.

Baca juga:

Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai kalangan, termasuk para alumni SMP Katolik Virgo Fidelis Maumere, tempat almarhumah pernah mengabdi sebagai guru.

Sastrawan Roslinde Minis, alumni Virgo Fidelis yang telah menerbitkan puluhan karya antologi, mengenang almarhumah sebagai sosok pendidik yang membekas dalam ingatannya.
“Ibu Mathilde selalu terukir dalam ingatan saya sebagai guru geografi tahun 1991. Sosoknya tenang dan kalem, dengan gaya yang luar biasa. Setiap kali tampil, beliau selalu terlihat segar dan menarik. Selamat jalan, ibu tersayang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Silvia, alumni lainnya. Menurutnya, almarhumah dikenal sangat disiplin, terutama soal waktu.

“Ibu itu jarang tidak hadir di kelas, sangat bertanggung jawab, dan selalu tampil cantik. Sosok yang menjadi panutan bagi guru-guru masa kini,” kata Silvia.

Kesaksian serupa juga datang dari Gita Hayon yang menyebut almarhumah sebagai figur pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan keteladanan hidup.

Kepergian Ibu Mathilde Clementia meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan nilai tentang kesetiaan dalam pelayanan, pendidikan, dan kasih kepada sesama. Selamat jalan, Ibu Mathilde Clementia. Beristirahatlah dalam damai bersama para kudus di surga. (Silvia). ***