Yesus
Selasa, 01 September 2026 08:29 WIB
Penulis:Redaksi
Editor:Redaksi

Oleh Pater Gregor Nule SVD
Yesus hadir di tengah dunia dan di antara umat manusia untuk menghadirkan Kerajaan Allah melalui tindakan dan pengajaranNya. Dia adalah Allah yang telah menjadi Manusia.
Orang-orang yang menyaksikan tindakan Yesus dan mendengarkan pengajaranNya sadar bahwa Dia bertindak dan berkata-kata dengan penuh kuasa.
Perikop Injil Kuk 4:31-37 melukiskan tentang pengajaran Yesus di Rumah Ibadat Kapernaum pada suatu hari Sabat.
Seorang yang kerasukan setan mengenal Yesus sebagai Yang Kudus dari Allah. Ia berteriak dan minta agar Yesus tidak mengganggu mereka, melainkan membiarkan mereka tetap tinggal pada orang itu.
Tetapi, Yesus menghardiknya dan berkata, "Diam, keluarlah dari padanya!", (Luk 4:33).
Maka terjadilah seperti yang diperintahkan Yesus. Setan itu meninggalkan orang itu serta membiarkannya tetap hidup baik dan sehat.
Menyaksikan peristiwa itu semua orang takjub dan berkata, " Alangkah hebatnya perkataan ini! Dengan penuh wibawa dan kuasa, Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar", (Luk 4:36).
Kita percaya kepada Yesus. Tetapi, banyak kali kita takut terhadap setan. Sering kita merasa tidak berdaya di hadapan setan.
Kalau kita sungguh percaya kepada Yesus dan SabdaNya maka sebetulnya tidak alasan kita takut terhadap setan dan kuasanya. Sebab setan takut terhadap Yesus dan kuasaNya.
Yesus punya kuasa mengusir setan dan membebaskan kita dari kuasa setan. Kalau kita sungguh percaya dan bersatu dengan Yesus, mengapa kita mesti takut terhadap setan dan kuasanya?
Kita tidak pernah melihat Tuhan. Kita juga tidak pernah melihat setan. Tetapi, banyak kali kita lebih takut kepada setan, daripada takut akan Tuhan. Mungkin alasannya karena kita belum sungguh mengenal Yesus dan percaya kepadaNya.
Mari kita masuki Bulan Kitab Suci Nasional. Kita manfaatkan waktu khusus ini untuk membaca dan merenungkan Sabda Allah.
Dengan demikian, kita semakin mengenal Allah dan kehendakNya. Kita juga semakin percaya kepada Allah dan bersatu denganNya. Kita lebih mengandalkan Tuhan, daripada kuasa-kuasa lain.
Kewapante, 01 September 2026