Pesan Inspiratif: Berita Palsu Lawan Kebenaran

Senin, 06 April 2026 07:57 WIB

Penulis:redaksi

gregor.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri)

Oleh: Gregor Nule SVD

Peristiwa kebangkitan Yesus pertama-pertama dialami oleh para penjaga kubur Yesus, dan selanjutnya Maria Magdalena serta Maria yang lain.

Kelompok pertama  alami gempa besar di wilayah sekitar makam Yesus, akibatnya batu penutup makam terguling dan jenasah Yesus tidak ada di tempatnya.

Para penjaga makam sungguh yakin bahwa tidak ada seorang pun yang mengambil atau mencuri jenasah Yesus. Jenasah Yesus hilang dari tempatnya.

Sedangkan, kelompok kedua, Maria Magdalena dan teman wanita lain, melihat batu penutup makam Yesus terguling dan mereka menyangka bahwa jenasah Yesus telah dicuri orang, (bdk. Yoh 20:2).

Tetapi, setelah berjumpa dengan malaikat yang duduk di kubur Yesus dan lebih pasti lagi setelah berjumpa dengan Yesus yang bangkit, Maria Magdalena dan teman-temannya sungguh yakin bahwa Yesus hidup.

JenasahNya tidak dicuri orang, tetapi sebaliknya, Dia bangkit seperti yang telah disabdakanNya selagi masih ada bersama mereka.

Perikop Injil Mat 28:8-15  melukiskan tentang  peristiwa kebangkitan Yesus. Para penjaga makam Yesus dengan gentar,  cemas dan takut menjumpai para imam agama Yahudi dan menceritakan apa yang mereka alami.

Para imam menenangkan mereka agar tidak takut. Para imam dan para penjaga makam Yesus bersepakat untuk memutarbalikkan fakta dengan  bayaran sejumlah uang perak.

Dan, mereka diminta agar memberitakan di kota bahwa jenasah Yesus diambil oleh para muridNya ketika mereka sedang tidur malam. Mereka mesti membuat berita palsu dan menyebarluaskannya.

Berita palsu ini masih tersiar di kalangan bangsa Yahudi hingga saat ini. Akibatnya, mereka masih menantikan kedatangan Mesias.

Meskipun demikian, kubur kosong justeru menunjukkan bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati dan hidup. Ini merupakan sebuah kebenaran yang  tidak pernah dapat diragukan.

Dan,.kebemaran iman akan kebangkitan Yesus telah tersebar di seluruh penjuru dunia. Banyak selkali orang dari segala suku, bangsa, budaya dan ststus telah menerima, Yeaus dan percaya kepadaNys.

Hidup dan ajaran Yesus telah menginspirasi dan mengubah cara hudup dan cara pandang banyak orang beriman. Kita hidup sebagai pengikut Yesus sejati.

Karena itu, kita mesti sungguh yakin bahwa berita palau atau hoaks tidak pernah mampu melawan kebenaran, apalagi mematikan dan menghilangkannya.

Kebenaran iman kepada Yesus, ajaran, mukjizat dan terutama misteri paskah, yakni sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus, akan tetap bertahan, hidup dan bebuah limpah di tengah aneka hambatan dan tantangan apa pun.

Kita mesti terus menumbuhkan iman akan Yesus sehingga berbuahkan kebajikan-kebajikan, perbuatan baik, kedamaian, solidaritas, keadilan serta perjuangan tanpa gentar untuk menyebarluaskan kebenaran lawan banyak berita palsu yang menyebar di mana-mana.

Semoga  Tuhan Yesus memberkati kita selalu!

Kewapante, 06 April 2026. ***