Pesan Inspiratif: Hukum yang Benar Membebaskan

Rabu, 11 Maret 2026 05:29 WIB

Penulis:redaksi

goris nule.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri)

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
SERING orang berpikir dan merasa bahwa aturan dan hukum baik sipil maupun religius membatasi kebebasan seseorang. Aturan yang benar justeru memberikan kesempatan leluasa  untuk bisa hidup bersama yang lain.

Dan, tidak ada satu kelompok manusia yang hidup tanpa aturan dan hukum yang diterima dan disepakati bersama. Aturan dan hukum menata hidup bersama.

Ketika anggota komunitas memelihara dan melaksanakan aturan serta hukum maka kehidupan berjalan baik, teratur, aman dan damai.

Perikop Injil Mat 5: 15-17 melukiskan tentang lanjutan Kotbah Di Bukit tentang peranan hukum Allah dalam hidup manusia.

Yesus menegaskan bahwa semua hukum itu penting bahkan sampai pada unsur yang terkecil sekalipun. Dan, Yesus datang bukan untuk membatalkannya melainkan. untuk menggenapi semuanya.  

Itulah sebabnya Yesus  mengingatkan  agar  semua pengikutNya ingat dan melaksanakannya sebagai jaminan untuk mentaati perintah-perintah Allah dan melaksanakan kehendakNya.

Sebagai pengikut Yesus kita dipanggil untuk hidup baik dan benar. Hukum dan aturan berperan untuk menata hidup bersama. sehingga bisa berjalan baik dan benar.

Allah memberikan kita aturan dan hukumNya bukan untuk membebankan kita, melainkan menuntun kita dalam hidup dan karya.

Ketika kita mengenal aturan dan hukum Allah serta coba melaksanakannya maka hidup kita pasti baik, aman dan damai.

Kita melaksanakan aturan dan  perintah-perintah  Tuhan bukan karena takut dihukum, melainkan karena cinta kepada Tuhan.

Karena cinta kepada Tuhan maka kita mentaati dan melaksanakan aturan dan perintah-perintahNya.

Kita juga mentaati perintah orang lain, khususnya orang tua karena cinta kepada mereka. Kita berusaha saling menghormati dan tidak menyakiti seorang pun.

Semua itu hanya mungkin ketika kita sungguh saling mencintai. Dengan demikian aturan dan hukum Allah merupakan ungkapan cinta kepada kita.

Dan ketika kita sungguh saling mencintai maka kita akan siap melaksanakan aturan dan aturan dalam hidup sesama.

Semoga Tuhan memberkati kita selalu!

Kewapante, 11 Maret 2026> ***