Tuhan
Selasa, 24 Maret 2026 22:54 WIB
Penulis:redaksi

Oleh: Pater Gregor Nule SVD
Sepanjang sejarah keselamatan ada banyak tokoh suci menerima pesan dari Tuhan. Pesan-pesan itu disampaikan melalui mimpi, penglihatan atau melalui cara-cara tertentu.
Isi pesan-pesan itu beraneka ragam, khususnya berkaitan rencana Allah untuk menyelenggarakan dan menyelamatkan umat manusia.
Pesan-pesan itu meneguhkan, memberi harapan, memberi nasehat atau berisikan teguran atau ancaman hukuman lantaran pelanggaran dan
ketidaksetiaan.
Perikop Injil Luk 1: 26-38 melukiskan tentang Maria yang menerima khabar dari Malaikat Tuhan.
Malaikat Tuhan masuk ke rumah Maria dan memberi salam kepadanya. Maria disebut dia yang dikaruniai atau dia yang diberkati.
Pesan yang dibawa Malaikat kepada Maria yakni bahwa ia akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang hendaknya diberi nama Yesus.
Anak itu akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah yang maha tinggi. Karena Maria akan mengandung dari kuasa Roh Kudus.
Anak itu akan menduduki takhta Daud. Ia akan menjadi Raja atas kaum keturunan Yakub untuk selama-lamanya dan kerajaanNya tidak akan berkesudahan.
Khabar malaikat kepada Maria ini disebut khabar sukacita karena Anak yang akan dilahirkan Maria merupakan pemenuhan janji Allah yang diwartakan para nabi turun-temurun.
Dia adalah Mesias yang dijanjikan dan dinantikan oleh bangsa Israel dan seluruh umat manusia. Dia adalah Kristus, Juruselamat dunia.
Itulah sebabnya Maria berjanji dan bahkan berkomitmen untuk mewujudkan rencana Allah itu.
Karena itu, Maria berkata, "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu", (Luk 1:38).
Maria adalah wanita penuh iman. Ia percaya dan berpasrah kepada kehendak Allah. Ia berkenan menjadi hamba dan alat Tuhan untuk menghadirkan sang Mesias ke tengah dunia.
Kita hendaknya meneladani Maria menjadi hamba dan alat Tuhan di tengah dunia. Kita mesti membawa sukacita dan sekaligus menjadi sukacita bagi dunia dan orang lain.
Semoga Bunda Maria mendoakan kita selalu!
Kewapante, 25 Maret 2026. ***