Pesan Inspiratif: Tuntutan Masuk Kerajaan Surga

Rabu, 24 Juni 2026 22:25 WIB

Penulis:Redaksi

gregor nule.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri diedit AI)

Oleh Pater Gregor Nule SVD

Semua orang rindu selamat dan menjadi anggota kerajaan Allah. Tetapi, rindu saja tidak cukup. Bahkan orang yang hanya berdoa dan terus-menerus menyebut nama Tuhan tidak mungkin selamat.

Hal tersebut diingatkan Yesus dalam perikop Injil Mat 7:21-29.

Yesus berkata, "Bukan setiap orang yang berseru, 'Tuhan, Tuhan, akan masuk ke dalam Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga",(Mat 7:21).

Keselamatan adalah hak orang beriman dan sekaligus anugerah Tuhan. Tetapi, untuk mendapatkannya orang mesti berjuang.

Hanya orang yang setia mendengarkan Sabda Tuhan, taat kepadanya serta tekun melaksanakan perintah dan kehendak Tuhan boleh mendapatkan anugerah keselamatan.

Karena itu, sebagai pengikut Kristus, kita mesti sadar bahwa menerima sakramen-sakramen, berdoa, beribadah dan mengikuti perayaan liturgi saja belum menjamin keselamatan.

Kita mesti menjadi seorang pengikut Kristus yang konsisten dalam hidup dan karya. Kita setia berdoa, membaca dan merenungkan Firman Allah, dan pada saat yang sama mempraktekkan doa itu dalam hidup nyata.

Ketika kita berdoa memohonkan keadilan, penegakan kebenaran,  perdamaian dan persaudaraan maka kita pun mesti bersikap dan bertindak adil, berkata dan bertindak benar, serta hidup dalam damai sejahtera.

Ketika kita tidak memperjuangkan keadilan, kebenaran, kedamaian dan persaudaraan maka doa dan harapan kita hampa tanpa buah yang nyata.

Atau sangat sering kita bertindak tidak adil dan hidup dalam kebohongan, kepalsuan serta permusuhan maka doa dan ibadah kita hanya ungkapan bibir yang tidak berdampak dalam hidup.

Kita juga mesti ingat bahwa berdoa dan serukan nama Tuhan saja belum cukup. Atau sebaliknya hanya berbuat baik, menolong sesama yang menderita,  atau berjuang melawan ketidakadilan juga belum cukup.

Sebab ada orang yang merasa puas karena setia merayakan sakramen, mengikuti misa hari minggu dan berziarah ke tempat-tempat suci.  

Atau ada orang  yang berjuang melayani orang miskin, sakit dan menderita. Mereka mengumpulkan bantuan sosial untuk para korban bencana alam, perang dan konflik antar suku, agama dan ras.

Yesus minta  agar  doa dan ibadah kita menjadi ungkapan  iman akan Allah serta kasih yang tulus kepada sesama yang sungguh membutuhkan.

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!

Kemah Tabor, Mataloko, Kamis, 25 Juni 2026. ***