PKBM Citra Domba Bersahaja Gandeng KPAD Merauke Gelar Penyuluhan HIV/AIDS

Kamis, 07 Mei 2026 10:02 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

MERAUKE11.jpg
PKBM) Citra Domba Bersahaja bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Merauke menggelar penyuluhan HIV/AIDS bagi warga belajar dan tutor pada Rabu, 6 Mei 2026. (Istimewa)

MERAUKE (Floresku.com)  – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Citra Domba Bersahaja bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Merauke menggelar penyuluhan HIV/AIDS bagi warga belajar dan tutor pada Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang belajar PKBM Citra Domba Bersahaja, Kelurahan Kamundu, Kabupaten Merauke itu diikuti sebanyak 22 warga belajar dan tutor.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Inge Silvia dari Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Merauke memberikan pemahaman mengenai bahaya HIV/AIDS serta pentingnya edukasi sejak dini bagi generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan dapat menular melalui hubungan seksual berisiko, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, kontak dengan luka terbuka, serta penularan dari ibu kepada anak melalui ASI.

Baca juga:

Menurutnya, kurangnya pemahaman generasi muda tentang HIV/AIDS dapat menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Pendiri PKBM Citra Domba Bersahaja, Felix Defalois Sando, mengatakan masyarakat tidak perlu takut terhadap penderita HIV/AIDS, tetapi harus meningkatkan kewaspadaan dan memahami cara pencegahannya.

Felix yang pernah berkarya di Yayasan Santo Antonius (Yasanto) pada bidang Pengembangan Kesehatan Masyarakat tahun 1992–2003 itu mengingatkan pentingnya menghindari seks bebas, memastikan penggunaan jarum suntik sekali pakai, serta memakai alat pelindung diri saat menolong korban kecelakaan dengan luka terbuka.

Ia juga membagikan beberapa langkah pencegahan HIV/AIDS seperti menjaga kesetiaan pada pasangan, menghindari perilaku seksual berisiko, menggunakan alat pengaman bila diperlukan, dan memperkuat kehidupan rohani melalui doa.

“Intinya kita harus waspada dan menjaga diri agar tidak tertular HIV/AIDS,” ujarnya.

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bagi warga belajar dan tutor bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mopah Baru. (Peppy). ***